
Wakil Bupati Berau, Gamalis saat membuka Berau Job Fair 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau.
BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Berau Job Fair 2026, yang menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pencari kerja di Bumi Batiwakkal.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau ini bukan sekadar ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, serta memperkuat sinergi dengan sektor industri.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa berbagai kebijakan dan program ketenagakerjaan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif.
Ia menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Berau pada 2025 berhasil ditekan menjadi 4,40 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,15 persen.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Berau memandang capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus bekerja menghadirkan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
“Penurunan angka pengangguran ini merupakan perkembangan yang menggembirakan. Namun, tantangan kita masih besar. Pemerintah akan terus berupaya memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu menjawab kebutuhan dunia usaha,” ujar Gamalis.
Ia menegaskan, penyelenggaraan Berau Job Fair menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat usia produktif yang sedang mencari pekerjaan maupun ingin mengembangkan karier.
Lanjutnya, melalui kegiatan ini, perusahaan memperoleh akses terhadap tenaga kerja yang kompeten, sementara masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan berbagai perusahaan tanpa harus melalui proses yang panjang.
Dikatakan Gamalis, keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat dengan dunia usaha agar kesempatan kerja bagi masyarakat Berau terus bertambah dari tahun ke tahun.
Karena itu, Pemkab Berau mengajak seluruh perusahaan yang berinvestasi dan beroperasi di daerah untuk terus memberikan ruang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Kami berharap perusahaan-perusahaan di Kabupaten Berau dapat terus memprioritaskan tenaga kerja lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Pemerintah Kabupaten Berau juga terus memperkuat kualitas SDM melalui berbagai program pelatihan kerja yang diselenggarakan Disnakertrans.
Diakuinya juga, program tersebut dirancang agar tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Gamalis juga meminta Disnakertrans Berau untuk terus melakukan pendampingan, evaluasi, dan penguatan program ketenagakerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Berau Job Fair 2026 diikuti 2.740 pencari kerja dan menghadirkan 27 perusahaan dari berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan, perkebunan, perbankan, jasa keuangan, perdagangan, perhotelan, industri kecil, hingga sektor kelautan.
Kehadiran berbagai perusahaan tersebut menjadi gambaran semakin luasnya peluang kerja yang tersedia bagi putra-putri daerah.
Pemerintah Kabupaten Berau optimistis, melalui kolaborasi yang terus diperkuat bersama dunia usaha, penyerapan tenaga kerja lokal akan semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Gamalis menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dalam Berau Job Fair 2026. Menurutnya, dukungan dunia usaha merupakan bagian penting dalam membangun hubungan industrial yang sehat sekaligus menciptakan iklim investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kementerian Ketenagakerjaan yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor usaha diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan lebih banyak kesempatan kerja serta mewujudkan tenaga kerja Berau yang semakin kompetitif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (Adv/Bul)