• Jum'at, 24 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Potret Job Fair Mahakam 2026. Kamis (23/7/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Antusiasme masyarakat terhadap Mahakam Job Fair 2026 terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Sebanyak 1000 pencari kerja langsung mengirimkan lamaran secara daring melalui sistem yang disiapkan panitia, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Samarinda di Samarinda Square, Jalan M Yamin, itu berlangsung selama dua hari hingga Jumat (24/7/2026) besok. Job fair tahun ini menghadirkan ratusan peluang kerja dari berbagai sektor industri sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan penyelenggaraan Mahakam Job Fair merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, keberadaan lapangan pekerjaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pekerjaan bukan hanya soal memperoleh penghasilan, tetapi juga menjadi jalan bagi seseorang untuk membangun masa depan dirinya dan keluarganya. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujar Andi Harun.

Ia menilai, kebutuhan tenaga kerja di Samarinda terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya aktivitas ekonomi di kota tersebut. Pertumbuhan investasi, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta meningkatnya arus perpindahan penduduk menjadi faktor yang mendorong tingginya permintaan terhadap lapangan pekerjaan.

"Perkembangan ekonomi di Samarinda membuka peluang kerja baru. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan ruang bagi masyarakat agar dapat terserap di dunia kerja," katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemkot Samarinda menggandeng 36 perusahaan yang membuka total 764 lowongan kerja. Kesempatan tersebut tersebar pada 180 jenis jabatan, mulai dari sektor pertambangan, alat berat, perbankan, ritel, kesehatan hingga berbagai bidang industri lainnya.

Andi Harun mengungkapkan, dari 764 posisi yang tersedia, pemerintah menargetkan lebih dari 700 pelamar dapat terserap bekerja. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai melihat tingginya minat masyarakat sejak hari pertama pelaksanaan.

Disisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, menjelaskan seluruh proses rekrutmen kini didukung sistem digital agar lebih efektif dan transparan.

Salah satunya melalui fitur auto-matching pada laman website tepian.samarindakota.id, yang membantu pencari kerja menemukan posisi sesuai kompetensi.

"Kami memanfaatkan sistem auto-matching agar pelamar lebih mudah mendapatkan lowongan yang sesuai dengan kualifikasi mereka, sekaligus mempermudah perusahaan dalam proses seleksi," jelas Yuyum.

Selain itu, proses penerimaan tenaga kerja juga didukung aplikasi Si Jempol Naker.

Menurutnya, digitalisasi tersebut bertujuan menciptakan proses rekrutmen yang terbuka, mempercepat pelayanan, sekaligus meminimalkan potensi praktik pungutan liar maupun gratifikasi.

"Kami ingin seluruh proses berjalan transparan, cepat, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan pencari kerja," tambahnya.

Pemerintah Kota Samarinda juga memastikan Mahakam Job Fair akan terus menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari strategi menekan angka pengangguran, meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 5,31 persen atau sekitar 25 ribu jiwa. Angka itu turun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 5,75 persen. (*Abi)



Pasang Iklan
Top