• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading saat di wawancara, Senin (20/7/2026).(Foto: Yudi/kutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser terus dimatangkan. Selain memastikan kesiapan venue pertandingan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar agar mendukung seluruh rangkaian penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan anggaran yang telah dibahas dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) itu disiapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan teknis selama pelaksanaan Porprov.

Menurutnya, dana tersebut akan digunakan mendukung operasional pertandingan, mulai dari penyediaan perangkat pertandingan, kepanitiaan, konsumsi, transportasi, akomodasi atlet dan ofisial, hingga pengadaan jersey.

"Kami telah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp20 miliar untuk mendukung pelaksanaan Porprov. Dana itu diprioritaskan bagi kebutuhan utama penyelenggaraan, seperti perangkat pertandingan, operasional panitia, konsumsi, transportasi, akomodasi, sampai perlengkapan atlet. Harapannya, besaran anggaran ini sudah final sehingga persiapan dapat berjalan sesuai rencana," ujar Rasman, Senin (20/7/2026).

Dirinya mengakui, kondisi fiskal daerah saat ini turut memengaruhi sejumlah komponen pembiayaan, termasuk besaran honor bagi pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan. Karena itu, ia berharap seluruh cabang olahraga dapat memahami kondisi keuangan daerah sehingga pelaksanaan Porprov tetap berlangsung optimal.

Selain membahas dukungan anggaran, Dispora Kaltim juga terus memantau kesiapan fasilitas pertandingan di Kabupaten Paser. Hingga saat ini, progres kesiapan venue disebut telah mencapai sekitar 85 persen.

Meski demikian, ia menegaskan apabila terdapat arena pertandingan yang belum memenuhi standar saat proses verifikasi, maka lokasi pertandingan dapat dipindahkan ke daerah lain yang memiliki fasilitas lebih siap.

"Kalau dalam evaluasi nanti masih ada venue yang belum memenuhi persyaratan, segera laporkan. Pertandingannya bisa dialihkan ke Balikpapan atau Samarinda agar seluruh agenda Porprov tetap berjalan tanpa hambatan," katanya.

Sementara, Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya, menjelaskan skema pelaksanaan sejumlah cabang olahraga di luar Kabupaten Paser memang telah dirancang sejak awal. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketersediaan sarana dan prasarana olahraga.

"Sejak awal kami sudah mengagendakan sekitar tujuh cabang olahraga digelar di luar Kabupaten Paser. Setelah penetapan resmi cabang olahraga selesai, tim technical delegate akan melakukan verifikasi terhadap kesiapan venue beserta seluruh peralatan pertandingan," jelas Katsul.

Terpisah, Wakil Ketua Umum I KONI Kaltim, Hendra Radinal Ary, memastikan Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) akan segera melakukan pengecekan lapangan setelah menerima keputusan resmi dari PB Porprov terkait cabang olahraga, nomor pertandingan, jadwal pelaksanaan, hingga penetapan venue.

"Setelah keputusan resmi diterbitkan PB Porprov, kami langsung melakukan koordinasi dan verifikasi di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh kesiapan teknis benar-benar sesuai sehingga pelaksanaan Porprov VIII Kaltim dapat berlangsung lancar dan maksimal," tutup Hendra. (*Yud)



Pasang Iklan
Top