• Senin, 20 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (15/7).


BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen menjaga keberagaman dan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (15/7).

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga suasana kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Timur.

Kegiatan yang dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, itu turut dihadiri Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI Muhammad Adib Abdul Somad, Ketua FKUB Provinsi Kaltim K.H. Muhammad Rasyid, para wakil kepala daerah se-Kaltim, serta pengurus FKUB kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Gamalis menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

Menurutnya, keberagaman yang menjadi kekuatan Kalimantan Timur harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, komunikasi yang terbuka, serta kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendukung penguatan toleransi dan kerukunan umat beragama. Kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gamalis.

Ia menambahkan, sinergi bersama FKUB memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, terlebih di tengah perkembangan Kalimantan Timur sebagai wilayah strategis dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menekankan bahwa FKUB memiliki posisi strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan IKN turut membawa dinamika baru berupa meningkatnya interaksi masyarakat dari berbagai latar belakang.

Karena itu, koordinasi dan penguatan peran FKUB menjadi langkah penting agar keberagaman tetap menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

Rakor FKUB se-Kalimantan Timur Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda koordinasi, tetapi juga menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat kerja sama antardaerah, meningkatkan peran tokoh masyarakat, serta menjaga Kalimantan Timur tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan inklusif.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum tersebut, Pemkab Berau menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga nilai kebersamaan dan memperkuat fondasi sosial masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top