
Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Arfiansyah, Selasa (7/7/2026).(Foto:Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan memastikan masyarakat yang belum memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) tetap dapat mendaftar Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Pendaftaran dapat dilakukan melalui pendampingan Agen Perlinsos yang telah disiapkan di setiap kelurahan.
Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Arfiansyah, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir apabila belum mengaktifkan IKD. Proses pendaftaran tetap dapat dilakukan menggunakan akun milik Agen Perlinsos sebelum warga mengaktifkan IKD secara mandiri.
"Masyarakat tetap bisa mendaftar melalui Agen Perlinsos di kelurahan, jika belum ada IKD. Pendaftarannya menggunakan perangkat milik agen. Setelah itu, warga tetap kami arahkan untuk mengaktifkan IKD," kata Arfiansyah, pada hari Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, warga cukup mendatangi kantor kelurahan untuk memperoleh pendampingan dari Agen Perlinsos. Sementara bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang tidak dapat datang ke kelurahan, pemerintah menerapkan layanan jemput bola.
"Warga yang tidak bisa datang, RT cukup melapor ke lurah. Nanti agen yang akan datang langsung ke rumah warga untuk membantu proses pendaftaran," ujarnya.
Menurut Arfiansyah, pola jemput bola tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah, agar tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pendataan perlindungan sosial.
Hingga saat ini, capaian pendaftaran Perlinsos di Balikpapan baru mencapai sekitar 4 persen atau sekitar 11 ribu warga. Pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat hingga minimal 70 persen sebelum masa uji coba berakhir pada 25 Juli 2026.
"Kami berharap tidak ada lagi perpanjangan. Karena itu lurah dan RT harus berkolaborasi untuk mempercepat pendataan. Target kami paling tidak sudah mencapai 70 persen agar posisinya aman," katanya.
Untuk mengejar target tersebut, Dinsos terus menggencarkan sosialisasi melalui media massa, media sosial, serta membuka layanan pendaftaran di berbagai kegiatan masyarakat.
Salah satunya dilakukan saat pelaksanaan tablig akbar bersama Ustaz Abdul Somad di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Dalam kegiatan itu, tim Agen Perlinsos berhasil melayani sekitar 300 pendaftar.
Selain itu, Dinsos juga akan membuka stan pelayanan Perlinsos dan aktivasi IKD pada sejumlah agenda publik selama Juli 2026 bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
"Strateginya bukan hanya sosialisasi melalui media, tetapi juga jemput bola dengan memanfaatkan berbagai kegiatan yang dihadiri masyarakat. Kami juga akan membuka stan pelayanan bersama Disdukcapil agar masyarakat bisa sekaligus mengaktifkan IKD," jelasnya.
Saat ini, Dinsos didukung sekitar 350 Agen Perlinsos yang tersebar di seluruh wilayah Balikpapan. Pemerintah juga tengah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah untuk mengevaluasi kebutuhan penambahan jumlah agen guna mempercepat proses pendataan.
"Kami sedang menghitung apakah jumlah agen perlu ditambah agar target pendaftaran bisa tercapai sesuai jadwal," pungkas Arfiansyah. (Las)