• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan.(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, menambah jam pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menyusul tingginya antusiasme masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat aktivasi IKD yang kini terintegrasi dengan program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan, mengatakan pelayanan aktivasi IKD di kantor kelurahan berlangsung lancar dan terus mendapat respons positif dari warga. Untuk mengakomodasi tingginya jumlah pemohon, pihak kelurahan membuka layanan tambahan setiap hari.

"Kami memberikan tambahan waktu khusus. Senin sampai Kamis pelayanan aktivasi IKD dibuka pukul 14.00 hingga 16.00 Wita, sedangkan hari Jumat mulai pukul 08.00 sampai 11.00 Wita di kantor kelurahan," ujarnya, pada hari Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut Awan, percepatan aktivasi IKD menjadi penting karena berkaitan langsung dengan proses pendaftaran program Perlindungan Sosial. Di Kelurahan Batu Ampar terdapat sekitar 1.900 warga yang masuk kategori desil 1 hingga 5 sebagai sasaran program tersebut.

Namun, mengingat jumlahnya cukup besar, kelurahan menerapkan skala prioritas dalam pelayanan. Warga lanjut usia berusia di atas 55 tahun dan penyandang disabilitas menjadi kelompok yang lebih dahulu difasilitasi.

"Dari total 1.900 warga yang masuk desil 1 sampai 5, sekitar 400 hingga 500 orang merupakan lansia dan penyandang disabilitas. Mereka kami jadwalkan terlebih dahulu karena tidak mungkin seluruhnya dilayani dalam waktu satu bulan," jelasnya.

Selain membuka layanan tambahan, Kelurahan Batu Ampar juga menggencarkan sosialisasi kepada seluruh ketua RT agar informasi mengenai aktivasi IKD dan pendaftaran Perlinsos dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

"Kami sudah menyampaikan kepada RT agar mengajak warganya segera melakukan aktivasi IKD. Harapannya seluruh warga yang menjadi sasaran program bisa segera terdaftar," katanya.

Awan berharap seluruh warga yang masuk dalam kelompok penerima manfaat dapat segera menyelesaikan aktivasi IKD. Dari sekitar 31 ribu penduduk Batu Ampar, sebanyak 1.900 orang tercatat sebagai sasaran Perlinsos.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Balikpapan, Tirta Dewi, mengatakan pihaknya terus menggencarkan program aktivasi IKD sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

Menurutnya, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara digital.

"Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Selain mempermudah akses layanan administrasi kependudukan, aktivasi IKD juga telah terintegrasi dengan sistem Perlindungan Sosial sehingga menjadi bagian penting dalam proses pendataan dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Tirta.

Disdukcapil bersama kelurahan terus memperluas layanan aktivasi IKD agar semakin banyak warga yang beralih ke identitas kependudukan digital, sekaligus memperoleh kemudahan mengakses berbagai layanan publik di masa mendatang. (Las)



Pasang Iklan
Top