
Wisata Taman Gubang, Selasa (30/6/2026) (Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Di tengah lesunya perekonomian daerah, objek wisata Taman Gubang yang berada di Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya.
Hal ini disampaikan pengelola Taman Gubang, Ahmadi kepada Kutairaya, Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan, ada 2 karyawan dengan terpaksa diberhentikan, karena pendapatan yang diperoleh Taman Gubang menurun, sehingga tak mampu untuk memberdayakan karyawan tersebut.
"Saat ini masih memberdayakan karyawan sebanyak 10 orang, setelah pengurangan 2 karyawan," katanya.
Tingkat kunjungan wisata saat ini rata-rata 40 orang setiap harinya.
Namun, jika wisata ini mengalami keramaian, maka pihaknya akan memanggil tenaga dadakan untuk membantu usaha wisata.
"Kita sebenarnya tidak mau melakukan pengurangan karyawan, tapi kalau tidak ada pengurangan, pendapatan dan operasional tak sebanding atau sesuai," ucapnya.
Dia berharap perekonomian daerah bisa membaik, sehingga kehadiran sektor pariwisata ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, khususnya pemberdayaan warga lokal atau membuka lapangan pekerjaan.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Ridha Fatrianta, menjelaskan kondisi keuangan daerah sedang tidak stabil.
Sehingga ini juga mempengaruhi perputaran ekonomi masyarakat.
"Hampir seluruh daerah mengalami keuangan yang tak stabil, terlebih Kukar hanya mengandalkan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Pusat," kata Ridha.
Pihaknya terus berupaya untuk memajukan sektor pariwisata.
Sehingga pendapatan daerah yang diperoleh sebagian besar dari sektor pariwisata.
"Pendapatan kita saat ini sebagian besar dari DBH. Tapi ke depan tak menutup kemungkinan sektor pariwisata bisa menjadi penyumbang pendapatan sebagian besarnya," ucapnya. (ary)