• Rabu, 01 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua IKA PMII Kukar Al Hifni A.(Dok. PMII Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kepengurusan baru Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan arah organisasi untuk 5 tahun ke depan.

Setelah terpilih sebagai Ketua IKA PMII Kukar periode 2026–2031 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V, Al Hifni A menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid dan berdampak bagi pembangunan daerah.

Muscab yang berlangsung di Gedung Serbaguna DPRD Kukar, Senin (29/6/2026) malam, menjadi momentum pergantian kepemimpinan dari Upa Permana kepada Al Hifni A. Forum tersebut sekaligus jadi ajang konsolidasi para alumni PMII yang kini berkiprah di berbagai bidang.

Al Hifni mengatakan, agenda pertama yang akan dilakukan setelah terbentuknya kepengurusan adalah menyusun program kerja melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab).

Penyusunan visi, misi, dan arah kebijakan organisasi akan melibatkan seluruh jajaran pengurus agar menjadi pedoman bersama dalam menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, IKA PMII harus menjadi ruang berhimpun yang mampu menggerakkan potensi para alumni, bukan sekadar organisasi silaturahmi.

Ia meyakini banyak kader PMII di Kukar yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

"Alumni PMII memiliki potensi besar di berbagai sektor. Tugas kita adalah mengonsolidasikan kekuatan itu agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Kutai Kartanegara," ujarnya.

Selain penguatan sumber daya manusia, Al Hifni juga menargetkan pengembangan kelembagaan organisasi.

Salah satu program yang akan diupayakan adalah menghadirkan sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas dan koordinasi IKA PMII Kukar.

Ia menilai keberadaan sekretariat akan memperkuat komunikasi antaranggota, sekaligus mempermudah pelaksanaan berbagai kegiatan organisasi di masa mendatang.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kukar, Abdul Rasid, berharap kepengurusan baru IKA PMII mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan daerah.

Menurutnya, kondisi yang tengah dihadapi daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni yang memiliki sumber daya manusia berpengalaman.

"DPRD Kukar terbuka menerima masukan, saran, maupun pemikiran dari IKA PMII. Semoga kepengurusan baru mampu melahirkan ide-ide konstruktif untuk bersama-sama membangun Kutai Kartanegara yang lebih baik," kata Rasid.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, IKA PMII Kukar diharapkan semakin aktif mengambil peran sebagai organisasi alumni yang mampu memperkuat kualitas kader, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. (Dri)



Pasang Iklan
Top