• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis, dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Selasa (23/6/2026), di Mako Brimob Polda Kaltim. (Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Antrean panjang terlihat di Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur. Ratusan warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80.

Salah seorang warga Balikpapan, Sumisnu Hadi Pranoto datang dengan satu harapan sederhana dengan memeriksakan kondisi matanya yang mulai terganggu.

Meski belum langsung mendapatkan kacamata, Sumisnu mengaku memperoleh sesuatu yang tak kalah penting, yakni kepastian mengenai langkah pelayanan kesehatan yang harus ditempuh untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, saya berharap bisa mendapatkan kacamata. Setelah diperiksa dokter, ternyata saya harus melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama terlebih dahulu menggunakan BPJS sebelum mendapatkan pelayanan lanjutan,” ujarnya, pada hari Selasa (23/6/2026), di Mako Brimob Polda Kaltim.

Dari hasil pemeriksaan awal, Sumisnu diketahui mengalami gangguan penglihatan dengan perkiraan ukuran lensa plus dua. Tenaga medis kemudian memberikan penjelasan mengenai prosedur rujukan yang harus dijalani, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Pengalaman Sumisnu menjadi salah satu gambaran manfaat kegiatan Bakti Kesehatan yang digelar Polda Kaltim dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga membantu masyarakat memahami akses layanan kesehatan yang tersedia.

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemeriksaan mata, pengobatan, hingga edukasi kesehatan.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni “Polri untuk Masyarakat”.

“Kegiatan bakti kesehatan ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat,” kata Endar.

Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung melalui program-program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, tenaga medis juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan. Langkah preventif tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau masih sangat besar. Bahkan cuaca yang kurang bersahabat tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk datang dan memanfaatkan layanan yang tersedia.

Bagi banyak peserta, kegiatan ini bukan sekadar kesempatan mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. Lebih dari itu, mereka memperoleh informasi medis yang dapat menjadi pintu masuk menuju pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

“Polri ingin selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun dalam kegiatan kemanusiaan. Semangat pengabdian inilah yang terus kami bangun dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Endar.

Melalui kegiatan bakti kesehatan tersebut, Polda Kaltim tidak hanya menghadirkan layanan medis gratis, tetapi juga membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. (Las)



Pasang Iklan
Top