
Flayer layanan siap tanggap bencana, Sabtu (20/6/2026).(Dok. BPBD Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana.
Hal ini harus dilakukan, mengingat cuaca di Kukar tak bisa dipastikan, karena terkadang hujan deras dan panas.
Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji mengatakan, kesiapsiagaan ini dengan menggelar latihan bersama Polres dan Kodim Kukar selama 6 bulan.
"Latihan ini untuk memperkuat sinergi pra bencana di Kukar, karena Kukar memiliki geografis yang cukup luas," kata Setianyo kepada Kutairaya, Sabtu (20/6/2026).
Selain itu, setiap UPT juga berminat untuk menyusun program simulasi dan edukasi rutin untuk relawan maupun tokoh masyarakat.
"Kami ingin memastikan setiap UPT bisa menangani bencana dengan tepat," ucapnya.
Pihaknya juga melakukan zoom meeting bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, bhabinkamtibmas dan babinsa terkait penanganan bencana.
"Kami berharap penanganan bencana ini bukan hanya mengandalkan kami saja. Tapi sejumlah pihak terkait juga bisa terlibat," ujarnya.
Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kukar, Eko Suryawinata menambahkan, ada beberapa lokasi yang rawan terjadinya kebakaran, seperti di Kecamatan Muara Kaman pernah terjadi karhutla, Kecamatan Muara Badak, Kecamatan Marang Kayu dan lainnya.
"Kami juga secara intens berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa maupun babinkamtibmas untuk mengawasi lingkungan sekitar, sebagai bentuk upaya pencegahan dini," ucap Eko. (Ary)