• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Balikpapan, Zulkipli, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) telah menyelesaikan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Balikpapan, Zulkipli, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil seleksi tingkat nasional. Pasalnya, satu peserta asal Balikpapan berhasil lolos ke tahapan seleksi nasional setelah menjadi peringkat terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami saat ini masih menunggu seleksi tingkat pusat karena ada satu putra asal Balikpapan yang masuk seleksi nasional,” kata Zulkipli, pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.

Peserta tersebut merupakan siswa SMA Negeri 5 Balikpapan. Ia menjadi salah satu dari tiga peserta putra yang dikirim Kalimantan Timur ke seleksi nasional. Secara keseluruhan, provinsi mengirimkan tiga putra dan tiga putri untuk mengikuti tahapan seleksi di Jakarta. “Rencananya tanggal 8 Juli yang bersangkutan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seleksi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, proses penjaringan calon Paskibraka di tingkat sekolah telah selesai dilakukan. Dari hasil seleksi tersebut, telah terpilih 43 anggota Paskibraka. Jumlah tersebut terdiri atas 39 orang untuk tingkat kota dan empat orang untuk tingkat provinsi.

Menurut Zulkipli, para anggota Paskibraka yang telah terpilih belum memulai latihan rutin. Latihan intensif akan dilaksanakan setelah seluruh tahapan seleksi nasional selesai.

“Mulai latihan biasanya pertengahan Juli. Namun saat ini kami menunggu hasil seleksi tingkat nasional terlebih dahulu,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan, Zulkipli mengungkapkan bahwa sempat muncul usulan agar kegiatan dipindahkan ke halaman Balai Kota sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Namun setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan arahan Wali Kota Balikpapan, upacara tetap akan digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

“Pak Wali Kota menilai peringatan kemerdekaan merupakan agenda nasional yang melibatkan masyarakat luas, sehingga pelaksanaannya tetap di Dome,” katanya.

Meski demikian, sejumlah penyesuaian akan dilakukan, terutama terkait jumlah undangan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah undangan mencapai sekitar 4.000 orang yang terdiri atas ketua RT, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, veteran, dan unsur masyarakat lainnya, tahun ini jumlah tersebut kemungkinan akan dikurangi sebagai bagian dari kebijakan efisiensi.

“Pelaksanaan tetap di Dome, hanya jumlah undangan yang akan disesuaikan. Kami masih membahasnya di tingkat panitia,” ujar Zulkipli.

Selain itu, panitia juga masih mengkaji pemberian souvenir bagi para undangan yang selama ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan upacara.

Ia menambahkan, susunan acara tidak mengalami perubahan karena tetap mengacu pada pedoman nasional yang diterbitkan Sekretariat Negara. Pertimbangan lain mempertahankan lokasi di Dome juga datang dari tim pelatih Paskibraka yang menilai halaman Balai Kota kurang memadai untuk pelaksanaan upacara dan latihan karena keterbatasan ruang.

“Dari sisi teknis, pelatih juga mengusulkan agar tetap di Dome karena area halaman Balai Kota dinilai terlalu sempit. Selain itu, di Dome tetap tersedia panggung dan area bagi tamu undangan utama,” terangnya. (Las)



Pasang Iklan
Top