
Sekretaris KSMI Kukar, Ahmad Husain.(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Setelah resmi menjadi anggota KONI Kalimantan Timur, Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kalimantan Timur terus bergerak memperkuat eksistensinya di dunia olahraga daerah. Salah satu strateginya yang kini tengah dilakukan untuk membawa cabang olahraga mini football tampil sebagai cabang olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur mendatang.
Upaya tersebut dinilai sebagai tahapan penting untuk memperkenalkan mini football secara lebih luas kepada masyarakat dan pemangku kepentingan olahraga. Kehadiran sebagai cabor eksibisi ini menjadi pintu masuk agar mini football dapat ditetapkan sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Porprov berikutnya.
Kabar mengenai peluang tampil di Porprov pun mendapat respons positif dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Banyak daerah melihat kesempatan ini sebagai momen ini untuk menunjukkan potensi atlet-atlet mini football yang selama ini terus berkembang.
Salah satu daerah yang menyambut baik peluang tersebut datang dari KSMI Kutai Kartanegara (Kukar). Meski hingga kini belum menerima informasi resmi dari pengurus provinsi terkait rencana mini football masuk dalam agenda Porprov, KSMI Kukar mengaku siap apabila peluang tersebut benar-benar terwujud.
Sekretaris KSMI Kukar, Ahmad Husaini mengatakan, informasi terakhir yang diterimanya masih berkaitan dengan pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Mini Football Kaltim.
"Kalau untuk Porprov saya belum mendapat informasi resmi dari provinsi. Informasi yang saya terima kemarin dari pengurus provinsi masih terkait rencana pelaksanaan Kejurprov," ujarnya pada KutaiRaya.com, Rabu (17/6/2026).
Sebelum itu, KSMI Kukar telah melakukan beberapa persiapan pembinaan atlet, salah satunya melalui Liga KSMI Kukar. Kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang nantinya dapat memperkuat nama Kukar.
"Kami memang sudah mempersiapkan diri melalui Liga KSMI yang kemarin berjalan. Tujuannya untuk mencari atlet-atlet yang siap membela Kukar. Kalau informasi terkait Porprov itu benar, maka tim yang dipersiapkan untuk Kejurprov bisa sekaligus menjadi kerangka tim Porprov," ungkapnya.
Optimisme KSMI Kukar bukan tanpa alasan, hal tersebut dilihat dari antusias masyarakat terhadap mini football di Kukar yang cukup tinggi.
"Jumlah pemain mini football di Kukar luar biasa. Saat kami menggelar liga kemarin, baru delapan tim yang ikut, tetapi masih ada beberapa tim lain yang juga ingin berpartisipasi juga, " katanya.
Untuk menjaga kesinambungan pembinaan, KSMI Kukar berencana mengembangkan sistem kompetisi yang lebih luas melalui penerapan promosi dan degradasi.
Dalam waktu dekat, mereka juga akan menggelar Seri B sebagai wadah bagi tim-tim baru untuk berkompetisi dan mendapatkan kesempatan tampil di Liga KSMI pada musim berikutnya.
"Selama ini mini football belum memiliki wadah resmi yang kuat. Sekarang KSMI sudah menjadi organisasi resmi, terhubung dengan KONI dan juga badan internasional. Artinya jalur pembinaan atlet sudah jelas, mulai dari daerah sampai ke level yang lebih tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina menyambut baik jika mini football nantinya benar-benar mendapat kesempatan tampil sebagai cabang olahraga eksibisi pada Porprov Kaltim.
Menurutnya, hal tersebut menjadi peluang bagi cabang olahraga yang sedang berkembang untuk menunjukkan kualitas pembinaan dan potensi atlet yang dimiliki daerah.
"Kami tentu menyambut positif apabila mini football diberikan ruang sebagai cabang olahraga eksibisi di Porprov. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan olahraga ini lebih luas sekaligus melihat sejauh mana hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan di daerah," pungkasnya. (*Zar)