• Sabtu, 27 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Bajaj di Tenggarong, Selasa (16/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Usai melengkapi proses perizinan, jasa transportasi bajaj dengan menggunakan aplikasi maxride di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini mulai beroperasi kembali, setelah sempat mandek sementara.

Transportasi bajaj ini memberikan kemudahan dan kenyamanan berkendara, sekaligus juga memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadi driver atau sopir.

Salah satu driver maxride, Suprapto mengatakan, dalam sehari pendapatan yang diperoleh dari orderan maxride bisa mencapai sekitar Rp 400 ribu.

Masyarakat bisa menggunakan maxride dengan harga terjangkau sesuai dengan jarak yang ditempuh.

Pasalnya, biaya jasa transportasi bajaj ini hanya Rp 2 ribu per kilometer.

"Harga jasa transportasi ini masih terjangkau, hanya Rp 2 ribu per kilometer. Saya standby dari pasar Loa Kulu," kata Suprapto kepada KutaiRaya.com, Selasa (16/6/2026).

Ia menuturkan, yang menggunakan jasa transportasi ini bukan hanya sekedar penasaran, tapi karena ada tujuan hingga kenyamanan yang diberikan.

"Jadi masyarakat yang menggunakan transportasi ini memiliki tujuan, seperti ke rumah sakit, tempat rekreasi, bahkan kuliner," ujarnya.

Menurutnya, transportasi ini sangat menguntungkan terlebih bagi masyarakat yang dilibatkan, dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya sebelumnya hanya kerja buruh, seperti ada panggilan pasang instalasi listrik dan lainnya. Saat ini saya telah bersyukur menjadi driver maxride," ujarnya.

Dia berharap pekerjaan ini mampu mencukupi kebutuhan keluarga, meskipun kondisi di lapangan juga banyak ojek online.

"Ini semua tergantung dari pilihan customer, yang penting saya terus berusaha untuk mencari orderan dan memenuhi kebutuhan keluarga," tuturnya.

Sementara itu warga Loa Kulu, Nafsiah mengaku menggunakan jasa transportasi ini karena harga terjangkau dan nyaman.

Kendaraan bajaj menjadi salah satu rekomendasi trasnportasi umum.

"Kita ke tempat rekreasi bersama anak menggunakan bajaj saja, karena bisa bersantai di dalam dan tak perlu repot untuk menyetir sendiri," ucap Nafsiah. (Ary)



Pasang Iklan
Top