• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Flayer kegiatan Wartawan Legend Bedapatan ke-4.(Dok. Panitia Pelaksana)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Setelah 3 tahun berturut-turut sebelumnya dilaksanakan di Samarinda, Bontang dan Balikpapan. Kegiatan Wartawan Legend Bedapatan kembali hadir. Tahun ini dilaksanakan ke 4 kembali di kota Samarinda, pada Sabtu, 13 Juni 2026, yang di pusatkan di Hotel Claro Pandurata, Komplek GOR Kadrie Oening Samarinda.

Ketua Panitia Pelaksana, Charles Siahaan mengatakan, tahun ini kegiatan rutin tersebut mengambil tema "Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam". Pemilihan tema tersebut untuk mengetahui bagaimana kondisi industri perusahaan pers saat ini, bukan hanya di Kalimantan Timur, tapi juga di seluruh Indonesia.

"Karya-karya jurnalistik saat ini belum dianggap bernilai ekonomis. Padahal, masyarakat pembaca berita karya jurnalistik sudah membayar, baik itu membeli surat kabar cetak maupun paket data internet," ujar Charles yang juga Pemred Beritakaltim di Samarinda, Jumat (12/6/2026).

Ia mengaku, pada kegiatan tersebut ada empat narasumber menyatakan hadir mengisi Konvensi Media Siber, sebagai pembuka kegiatan Wartawan Legend Bedapatan ke-4.

Para narasumber yang hadir, tiga dari Jakarta. Yaitu Abdul Manan (Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers), Dr Agung Darmasasongko (Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kemenkum RI) dan Upi Asmaradhana (CEO KGI Network/Wakil Ketua Umum AMSI). Sedangkan satu narasumber lainnya, HM Faisal (Kadis Kominfo Kaltim).

Ucok sapaan akrabnya menjelaskan, kegiatan konvensi media siber dimulai pukul 13.00 Wita. Pesertanya adalah para pemimpin redaksi (Pemred) media cetak, elektronik dan online dari seluruh Kaltim.

"Saat ini di Kalimantan Timur tercatat ada sebanyak 47 media massa yang telah terverifikasi administratif maupun faktual oleh Dewan Pers. Selain mengundang pemred media terverifikasi dewan pers, kita ajak juga para pemred dan wartawan media yang belum terverifikasi. Datang saja, karena ini acara kita para insan pers," jelasnya.

Selain para Pemred, panitia juga mengundang para kepala dinas Kominfo di 10 kabupaten dan kota. Termasuk juga para Sekretaris DPRD, di mana kedua instansi pemerintah ini menjadi penyedia anggaran belanja advertorial untuk media-media.

Kemudian lanjut Charles, setelah acara konvensi, malam harinya diadakan malam apresiasi wartawan legend. Kegiatan ini yang keempat kali, sejak pencetusan ide tahun 2021 silam. Kegiatan Wartawan legend sebelumnya di Samarinda, Bontang dan Balikpapan.

"Tahun ini kembali digelar di kota samarinda. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya di kabupaten/kota lain," kata Charles.

Tradisi pada acara wartawan legend, selain ada konvensi media siber, juga ada haul untuk mendoakan para wartawan yang telah meninggal dunia. Dalam catatan, terdapat sedikitnya 120 nama wartawan yang pernah mengabdikan diri di dunia pers Kalimantan Timur dan berpulang ke alam baqa.

"Kita undang juga tokoh-tokoh masyarakat dan pejabat. Mudah-mudahan gubernur dan wakil gubernur berkenan hadir," tutupnya. (Panpel/One)



Pasang Iklan
Top