
Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina (kiri) bersama rekannya, Kamis, (11/6/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kabar menggembirakan datang bagi para pecinta dan atlet padel di Kukar. Setelah dilantiknya kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, H Anderiy. Cabang olahraga (cabor) Padel akan masuk sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Langkah ini menjadi tahap awal pengembangan Padel di daerah sebelum menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON). Masuknya Padel dalam Porprov 2026 diharapkan dapat menjadi momen untuk memperluas pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga yang saat ini tengah berkembang pesat di Indonesia tersebut.
Kabar tersebut disambut positif oleh sejumlah daerah yang selama ini aktif melakukan pembinaan atlet padel, termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Di daerah ini, perkembangan Padel cukup pesat dengan tersedianya dua lapangan yang menjadi pusat aktivitas dan latihan para pemain, yakni di Hotel Singgasana Tenggarong dan Hotel Grand Fatma.
Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina, menyambut baik rencana masuknya padel sebagai cabor ekshibisi pada Porprov Kaltim 2026.
"Alhamdulillah, tentu ini menjadi kabar baik bagi perkembangan olahraga padel. Jika memang sudah terafiliasi dengan KONI, berarti padel dapat menjadi bagian dari pelaksanaan Porprov ke depan," ujarnya pada KutaiRaya.com, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, saat ini pihaknya memang belum menerima informasi resmi terkait status afiliasi padel di KONI. Namun, ia menilai perkembangan olahraga tersebut sangat menjanjikan karena minat masyarakat di Kukar yang terus meningkat.
"Saya sendiri memang belum mendengar secara resmi terkait hal itu. Tetapi kalau benar padel masuk dalam Porprov sebagai langkah awal menuju BK PON, tentu ini sangat positif bagi daerah-daerah yang sudah mulai melakukan pembinaan," katanya.
Ia menjelaskan, selama ini padel belum termasuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov. Namun melihat pertumbuhan olahraga tersebut yang semakin pesat, peluang untuk berkembang ke depan sangat terbuka.
"Padel saat ini sedang booming. Antusias masyarakat sangat tinggi dan semakin banyak yang mencoba maupun rutin bermain. Ini menjadi modal besar untuk pembinaan atlet di masa mendatang," tambahnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, masuknya Padel sebagai cabor ekshibisi tidak akan mengganggu alokasi anggaran Porprov yang telah direncanakan sebelumnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kukar, Muhammad Aray Pristian Pratama, mengaku sangat menyambut baik rencana tersebut.
Menurutnya, Kukar memiliki potensi besar baik dari sisi atlet maupun jumlah peminat olahraga padel yang terus bertambah.
"Kami tentunya sangat senang dengan informasi ini. Di Kukar, potensi atlet maupun peminat Padel saat ini sangat besar. Sebelumnya kami telah menyelenggarakan turnamen melalui kegiatan Ramadhan On The Court yang diikuti banyak peserta. Dari kegiatan itu terlihat potensi atlet-atlet Kukar yang cukup menjanjikan," ujarnya.
Kehadiran Padel dalam Porprov Kaltim 2026 akan menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk lebih serius berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. (*Zar)