
Penampilan Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam di SOE, Sabtu (6/6/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TANGGARONG,(KutaiRaya.com) : Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam terus berupaya melestarikan seni musik tingkilan, kesenian tradisional khas Kutai Kartanegara (Kukar), agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan atau pelibatan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA dalam berbagai penampilan dan kegiatan latihan rutin.
Ketua Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam, Muhammad Irwansyah mengatakan, tingkilan merupakan salah satu warisan budaya khas Kutai yang telah ada sejak lama dan harus terus dijaga keberlangsungannya.
Pada Sabtu (6/6/2026) malam, Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam berkesempatan untuk perform di Simpang Odah Etam (SOE) Tenggarong.
"Kami membawakan kesenian daerah Kutai Kartanegara, yaitu tingkilan yang memang khas dan sudah ada sejak dahulu. Malam ini kami tampil untuk menghibur masyarakat Tenggarong," ujarnya.
Menurutnya, saat ini eksistensi musik tingkilan mulai mengalami penurunan. Karena itu, ia berusaha mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap kesenian tersebut sejak usia dini.
"Saat ini tingkilan mulai agak menurun. Kami mencoba meningkatkan dan mengenalkan kesenian daerah ini kepada anak-anak SD, SMP, hingga SMA. Kesenian ini harus terus tumbuh. Kalau tidak, nantinya bisa tenggelam dan sejarah budaya yang kita miliki akan hilang," katanya.
Dalam penampilan tersebut, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam membawakan empat lagu karya para seniman legendaris Tenggarong. Lagu-lagu tersebut kembali dimainkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya meneruskan karya para pendahulu.
"Empat lagu yang kami bawakan merupakan ciptaan para tokoh dan seniman terdahulu. Kami berusaha meneruskan dan memperkenalkan kembali karya-karya mereka kepada generasi sekarang," jelasnya.
Penampilan malam itu turut melibatkan para pelajar dari sejumlah sekolah di Tenggarong, di antaranya SDN 035, SDN 028, SDN 02, serta SMPN 1 Tenggarong. Ia mengaku bangga karena para siswa dapat tampil dengan baik dan penuh semangat.
"Alhamdulillah malam ini berjalan lancar. Anak-anak yang tampil berasal dari berbagai sekolah dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini," ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap generasi muda Kukar, khususnya di Tenggarong, semakin mencintai seni budaya daerah. Menurutnya, tingkilan merupakan identitas budaya yang harus terus dijaga keberadaannya.
"Kami berharap anak-anak muda ke depan mencintai kesenian daerah kita sendiri. Tingkilan adalah salah satu budaya khas Kukar yang harus tetap hidup di tengah perkembangan zaman," katanya.
Semangat para anggota Orkes Tingkilan Tepian Mahakam juga dinilai sangat tinggi. Mereka rutin menggelar latihan setiap akhir pekan untuk meningkatkan kemampuan bermusik sekaligus menjaga kelestarian seni tingkilan.
Latihan rutin akan dilaksanakan setiap Minggu sore di fasilitas yang disediakan oleh PT Mahakam Gerbang Raja Migas. Perusahaan tersebut menjadi pembina yang memberikan dukungan dan ruang bagi komunitas untuk terus berkarya.
"PT Mahakam Gerbang Raja Migas memberikan dukungan penuh kepada kami, mulai dari fasilitas latihan hingga pembinaan bagi Orkes Tingkilan Tepian Mahakam," ungkapnya
Ia juga berharap, adanya dukungan anggaran untuk penyelenggaraan festival tingkilan maupun partisipasi dalam festival budaya di berbagai daerah. Hal tersebut dinilai penting untuk memberikan pengalaman, prestasi, dan motivasi bagi generasi muda yang menekuni seni tingkilan.
"Kami berharap ada festival atau kegiatan serupa yang bisa menjadi ajang bagi anak-anak untuk berprestasi. Dengan begitu, regenerasi dan pelestarian musik tingkilan akan terus berlanjut kepada bibit-bibit muda yang ada saat ini," tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dispar (Dinas Pariwisata) Kutai Kartanegara Awang Agus, memberikan apresiasi atas penampilan Orkes Tingkilan Tepian Mahakam yang dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian seni dan budaya daerah.
"Kami sangat mengapresiasi penampilan ini karena kedepannya seni dan budaya daerah akan terus kita kembangkan agar semakin dicintai oleh anak-anak muda," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen menyediakan ruang-ruang kreatif bagi para pelaku seni untuk terus berkarya sekaligus memberikan dukungan agar mereka dapat tampil di berbagai kegiatan budaya, baik di dalam maupun luar daerah.
"Kami menyediakan ruang kreatif untuk mereka berkarya. Kedepannya, kami juga akan memfasilitasi mereka agar dapat tampil di luar Kukar sehingga seni budaya daerah semakin dikenal luas," pungkasnya. (*Zar)