
Ketua Panitia Adji Ades Carita Buana, Sabtu (6/6/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kejurprov Road Race Seri 4 mendapat sambutan positif dari para pembalap dan pecinta olahraga balap motor di Kalimantan Timur. Tingginya antusias peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah menjelang pelaksanaan lomba.
Ketua Panitia Kejurprov Road Race Seri 4, Adji Ades Carita Buana mengatakan, hingga saat ini proses pendaftaran masih dibuka dan mendapat respon yang sangat baik dari para peserta.
"Alhamdulillah antusias peserta cukup tinggi. Pendaftaran masih kami buka dan hingga saat ini berdasarkan rekap sementara sudah tercatat sekitar 260 starter," ujarnya pada KutaiRaya.com, Sabtu (6/6/2026).
Para peserta yang mengikuti kejuaraan ini berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa olahraga balap motor masih menjadi salah satu cabang yang diminati masyarakat, khususnya generasi muda.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Kejurprov Road Race juga menjadi wadah pembinaan atlet balap motor. Ia menjelaskan, kejuaraan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mencari dan mengembangkan bakat-bakat muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi.
"Kami ingin kegiatan balap motor ini terus dilaksanakan setiap tahun. Salah satu tujuannya adalah mencari dan membina bakat-bakat usia dini agar mereka memiliki kesempatan berkembang ke jenjang yang lebih tinggi," katanya.
Menurutnya, potensi atlet balap motor di Kalimantan Timur cukup besar. Bahkan, sejumlah pembalap daerah telah mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
"Potensi atlet di Kalimantan Timur sangat besar. Banyak pembalap kita yang sudah tampil dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Karena itu, pembinaan sejak usia dini sangat penting," jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam pembinaan, panitia juga membuka kelas khusus bagi pembalap usia dini melalui kategori Mini GP. Kelas ini diperuntukkan bagi peserta dengan usia maksimal 12 tahun.
"Kami membuka kelas Mini GP untuk pembalap usia maksimal 12 tahun. Mekanisme perlombaannya sama seperti kelas lainnya dan bahkan menjadi salah satu kelas wajib dalam kejuaraan," ungkapnya.
Keberadaan kelas usia dini tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pencarian bibit-bibit unggul balap motor yang nantinya dapat mengharumkan nama Kalimantan Timur di berbagai ajang.
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, menyambut baik pelaksanaan Kejurprov Road Race Seri 4 yang digelar di kawasan Stadion Aji Imbut. Pastinya kejuaraan tersebut menjadi wadah penting dalam mengembangkan potensi atlet balap motor daerah.
"Kami sangat menyambut baik pelaksanaan Kejurprov ini di Stadion Aji Imbut. Melihat potensi yang dimiliki anak-anak dan para pembalap muda di Kutai Kartanegara, saya yakin olahraga balap motor di Kukar ini bisa terus berkembang dan melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi," tukasnya. (*Zar)