
Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus (Dok. Andri wahyudi/kutairaya.com)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): SMP Negeri 2 Tenggarong menyiapkan kuota sekitar 320 peserta didik baru dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kuota ini akan dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel) yang direncanakan dibuka pada tahun ini.
Kepala SMP Negeri 2 Tenggarong, Yunus mengatakan, jumlah rombel yang akan dibuka mengacu pada kapasitas sekolah yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Saat ini sekolah memiliki kapasitas maksimal sebanyak 30 rombel.
"Target kami tahun ini menerima 10 rombel atau sekitar 320 siswa. Dengan begitu, total rombel yang ada di sekolah nantinya kembali mencapai 30 rombel sesuai kapasitas yang tercatat di Dapodik," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Yunus mengemukakan, dalam 2 tahun terakhir SMP Negeri 2 Tenggarong juga menerima masing-masing 10 rombel untuk peserta didik baru.
Pihak sekolah optimistis target penerimaan tahun ini dapat terpenuhi.
Pelaksanaan SPMB di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sendiri telah dijadwalkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
Proses penerimaan dilakukan melalui 4 jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Semntara itu Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, menjelaskan jalur domisili memperoleh porsi terbesar dengan alokasi 45 persen.
Sedangkan jalur prestasi mendapat alokasi 30 persen, jalur afirmasi 20 persen, dan jalur mutasi sebesar 5 persen.
Pra-pendaftaran SPMB dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni hingga 3 Juli 2026 melalui laman resmi SPMB Kukar.
Sedangkan pendaftaran jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi dibuka mulai 23 hingga 26 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 27 Juni.
Selanjutnya, pendaftaran jalur domisili dilaksanakan pada 1 hingga 3 Juli 2026.
Hasil seleksi diumumkan pada 4 Juli dan peserta yang diterima diwajibkan melakukan daftar ulang pada 6 sampai 7 Juli 2026.
Disdikbud Kukar menargetkan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lancar, sehingga kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru dapat dimulai sesuai jadwal pada 16 Juli 2026. (dri)