
Atlet usia dini saat berlatih di Kolam Renang Junjung Buyah, Selasa (2/6/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembinaan atlet usia dini sebagai langkah menjaga keberlanjutan prestasi olahraga selam di Kukar.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, POSSI Kukar optimis dapat mencetak generasi penerus yang mampu menggantikan para atlet senior di masa mendatang.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) POSSI Kukar, Nugroho mengatakan, proses mencetak atlet selam berprestasi memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pasalnya, olahraga yang dilakukan di air tersebut memerlukan pembentukan dasar kemampuan yang kuat sejak usia dini.
"Kalau bicara atlet selam, semuanya berawal dari bibit anak-anak kecil. Memang cukup berat karena cabang olahraga ini dilakukan di air, sehingga membentuk dasar kemampuan atlet membutuhkan waktu yang lama," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (2/6/2026).
Meski begitu, ia bersyukur karena saat ini POSSI Kukar mulai memiliki banyak atlet muda potensial yang sedang dibina. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga regenerasi atlet selam di Kukar agar tidak terputus.
"Alhamdulillah, saat ini Kukar sudah memiliki banyak bibit atlet. Mudah-mudahan dalam empat sampai lima tahun ke depan mereka sudah siap melanjutkan generasi berikutnya dan menggantikan para senior yang ada sekarang," katanya.
Keberhasilan pembinaan atlet usia dini menjadi harapan besar bagi organisasi untuk mempertahankan tradisi prestasi yang selama ini telah dibangun. Ia menilai regenerasi merupakan kunci utama agar olahraga selam di Kukar tetap berkembang dan mampu bersaing di berbagai ajang.
"Yang penting kami tidak sampai putus generasi. Alhamdulillah sekarang sudah banyak anak-anak kecil yang ikut berlatih dan dibina. Ini menjadi harapan besar untuk masa depan olahraga selam di Kukar," ungkapnya.
Saat ini, jumlah atlet usia dini yang mengikuti pembinaan di berbagai klub selam di Kukar diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang. Mereka berasal dari sejumlah wilayah, dengan dominasi atlet dari Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu.
"Kalau seluruh klub di Kukar digabung, sepertinya sudah lebih dari 100 atlet usia dini yang dibina. Yang saya tahu saat ini cukup banyak berasal dari Tenggarong dan juga Loa Kulu," tuturnya.
Sementara itu, Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina, mengapresiasi seluruh cabor yang terus memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, salah satunya cabor POSSI Kukar.
"Jelas pembinaan sejak dini sngt diperlukan di semua cabor. Kami berharap pembinaan yang dilakukan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet unggul yang nantinya mampu meraih prestasi dan membela nama Kabupaten Kukar di berbagai ajang," tutupnya. (*Zar)