• Sabtu, 30 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan Pembukaan Seminar GAMKI Kukar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Sabtu (30/5/2026).(Foto: Andri Wahyudi/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri mengajak Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Kukar untuk terus memperkuat peran organisasi dalam kegiatan sosial dan pembangunan kepemudaan di daerah.

Hal ini disampaikan Aulia saat menghadiri Seminar Kepemudaan dan Kepemimpinan Inklusif yang dirangkai dengan Masa Perkenalan Anggota (Maperta) GAMKI Kukar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Aulia, GAMKI merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang memiliki posisi strategis karena mampu menjadi wadah pemersatu pemuda Kristen dari berbagai latar belakang gereja dan denominasi.

“GAMKI ini merupakan organisasi kepemudaan Kristen yang lintas batas. Seluruh aliran Kristen bisa bergabung di dalam organisasi ini. Karena itu, kami berharap kehadiran GAMKI dapat semakin meningkatkan kegiatan kepemudaan dan gerakan sosial di Kukar,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah sangat penting.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dapat menjadi mitra dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Aulia berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui GAMKI mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Harapan kita para pemuda dapat berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Kukar. Dengan keterlibatan generasi muda, berbagai program pembangunan akan semakin kuat dan tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu Ketua DPC GAMKI Kukar, Jannes Manaek Pasaribu mengatakan, kegiatan seminar dan rekrutmen anggota baru menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menyiapkan kader-kader muda yang memiliki karakter kepemimpinan dan semangat pelayanan.

Menurutnya, GAMKI Kukar saat ini telah memasuki periode kepengurusan generasi kedua.

Organisasi ini terus berupaya memperluas keterlibatan pemuda Kristen dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pembangunan daerah.

“Kami ingin membangun generasi muda yang tidak hanya menjadi penerus gereja dan bangsa, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ucap Jannes.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemuda lintas agama dalam menjaga toleransi dan kerukunan di Kukar.

Selain itu, GAMKI mendorong adanya program pemberdayaan pemuda, termasuk pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM agar generasi muda memiliki peluang untuk menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

"Melalui seminar ini, kami berharap dapat melahirkan kader-kader muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kepemimpinan yang inklusif," tuturnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top