• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, Rabu (27/5/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Rahmad Mas’ud melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, Rabu (27/5/2026), bersama ribuan jemaah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Iduladha menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Pada hari ini umat Islam di seluruh penjuru dunia menggemakan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Iduladha menjadi momentum untuk merefleksikan nilai heroik tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan,” ujarnya.

Menurut Rahmad, ibadah kurban tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga mengandung nilai sosial yang kuat. Melalui pembagian daging kurban, masyarakat diajak menumbuhkan kepedulian, mempererat silaturahmi, dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.

“Melalui perayaan Iduladha dan ibadah kurban, kita diajarkan memiliki kepedulian sosial yang tinggi dengan berbagi kepada sesama. Ini juga membersihkan diri dari sifat mementingkan diri sendiri dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, Rahmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Ia juga mengajak warga mendoakan 675 jemaah haji asal Balikpapan agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Rahmad turut mengingatkan masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi mulai akhir Juni hingga September 2026, dengan puncak musim kemarau pada Agustus mendatang.

Ia mengimbau masyarakat mulai melakukan langkah antisipasi seperti menghemat penggunaan air, menyiapkan cadangan air bersih, serta menjaga lingkungan untuk mencegah kebakaran.

“Saya meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing,” tegasnya.

Rahmad juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kurban, termasuk mengurangi penggunaan kantong plastik dan beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan. “Kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat di Lapangan Merdeka Balikpapan. Ia mengajak warga menjadikan Iduladha sebagai momentum introspeksi dan memperkuat semangat berbagi.

“Saya berharap Iduladha ini menjadi hikmah bagi kita semua untuk terus berbagi dan memberikan kemaslahatan positif bagi masyarakat Balikpapan,” katanya.

Bagus juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Mudah-mudahan Balikpapan selalu diridai menjadi kota yang maju, kondusif, dan tetap menyejahterakan warganya,” tutupnya. (Las)



Pasang Iklan
Top