
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas
BALIKPAPAN, (Kutairaya.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan langkah penguatan keamanan terus diperluas menyusul munculnya sejumlah kasus tindak kejahatan jalanan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli kepolisian hingga rencana pemasangan kamera pengawas di seluruh wilayah kota.
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas
“Setiap kota pasti memiliki potensi kejahatan, tapi itu bisa diminimalkan dengan kewaspadaan bersama,” ujar Rahmad, pada Kamis (21/5/2026).
Pemkot telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, termasuk Polresta Balikpapan, untuk meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan, terutama kawasan jalan yang sepi pada malam hari.
Salah satu fokus pengawasan berada di kawasan Jalan Mukmin Faisal dan sejumlah ruas jalan lain yang minim aktivitas pada malam hari. Meski demikian, pemerintah menilai kondisi penerangan di sejumlah lokasi sebenarnya sudah cukup baik.
Rahmad juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari, termasuk menghindari perjalanan sendirian jika tidak dalam kondisi mendesak. “Kalau tidak ada keperluan penting, sebaiknya tidak keluar rumah larut malam,” katanya.
Selain penguatan patroli, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan program besar peningkatan sistem keamanan berbasis teknologi melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di seluruh kota.
Program ini akan dimulai dari titik-titik yang dinilai rawan dan minim aktivitas, sebelum diperluas ke jalan utama hingga gang permukiman. “Mulai tahun ini kita pasang CCTV di seluruh Balikpapan, dimulai dari titik rawan dan jalan yang sepi,” ujar Rahmad.
Ia menjelaskan, keberadaan CCTV tidak hanya berfungsi untuk memantau keamanan, tetapi juga sebagai alat bantu penting dalam mengungkap kejadian kriminal secara lebih cepat dan akurat.
“Ini untuk mendeteksi setiap kejadian dan menjadi bukti jika diperlukan. Jadi bukan untuk hal lain, ini kepentingan kita bersama,” tegasnya.
Sebagai pembanding, Pemkot juga telah menerapkan sistem pengawasan serupa di lingkungan sekolah, yang terbukti membantu pengawasan aktivitas di lingkungan pendidikan.
Rahmad menambahkan, perluasan CCTV juga akan memberikan dampak positif dalam peningkatan rasa aman masyarakat, sekaligus memperkuat sistem pengawasan kota secara terpadu.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keamanan kota tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.
“Keamanan itu tanggung jawab bersama. Teknologi membantu, tapi kewaspadaan warga tetap yang utama,” katanya. (Las)