
Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Seno Aji. Selasa, (18/5/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Lolosnya Borneo FC ke kompetisi Asian Football Confederation (AFC), mulai memunculkan sorotan terhadap kesiapan Stadion Segiri, sebagai kandang utama klub kebanggaan Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.
Kesiapan stadion menjadi perhatian penting karena kompetisi level Asia menuntut standar fasilitas yang lebih tinggi, terutama pada aspek pencahayaan, keamanan, dan kenyamanan penonton maupun pemain. Kondisi Stadion Segiri yang dinilai masih memiliki sejumlah kekurangan, memunculkan kekhawatiran Borneo FC tidak dapat menggunakan kandang sendiri, apabila renovasi dan penyesuaian standar AFC tidak segera dilakukan.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Seno Aji mengatakan, pemerintah daerah akan mengecek sejumlah fasilitas stadion yang masih dinilai belum memenuhi standar AFC, khususnya pada sektor pencahayaan.
“Nanti kita coba cek dengan Borneo. Kalau enggak salah lumen lampunya yang kurang kemarin,” ujar Seno Aji pada kutairaya.com, Selasa (19/5/2026).
Ia menyebutkan bahwa, salah satu fokus pembenahan, nantinya adalah penambahan kapasitas lampu stadion agar memenuhi standar internasional yang ditetapkan AFC.
“Mudah-mudahan nanti ke depan kita akan tambahi lampu tersebut, supaya standar di AFC,” lanjutnya.
Sorotan terhadap fasilitas Stadion Segiri sebelumnya mencuat, usai sejumlah pihak menilai pencahayaan stadion masih belum memenuhi standar pertandingan internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Celni Pita Sari mengakui, kritik terhadap kondisi stadion memang terus muncul, terutama setelah Borneo FC dipastikan tampil di ajang internasional..
Namun Celni menegaskan, DPRD Kota Samarinda belum bisa sepenuhnya mengambil langkah karena pembangunan stadion masih berada dalam pengawasan pihak terkait, termasuk kementerian.
“Kita juga belum bisa ambil alih sepenuhnya karena memang dari kementerian, dan juga dari pihak terkait kan masih sedang dilakukan pengawasan terkait pembangunan itu,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu proses serah terima, sebelum nantinya dapat mendorong peningkatan fasilitas pendukung lainnya di Stadion Segiri.
“Jadi mungkin kita juga masih menunggu kalau memang sudah serah terima, dan bisa mungkin nanti fasilitas lainnya kita mengikuti itu,” tandasnya. (*Abi)