
Personel Satlantas Polres Kukar yang tengah melakukan patroli malam, Minggu (17/5/2026).(Foto: Dok. Satlantas Polres Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar).
Melalui patroli malam di sejumlah titik keramaian dan ruas jalan utama yang dinilai rawan pelanggaran maupun kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menuturkan, patroli ini dilakukan rutin guna mencegah hal buruk terjadi.
"Kegiatan ini tersebar di beberapa lokasi , seperti di kawasan Titik Nol di Jalan Diponegoro, Jalan Kramajaya, Jalan Imam Bonjol hingga Jalan AP Mangkunegara. Kawasan tersebut dikenal ramai aktivitas masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan," ujarnya pada KutaiRaya.com, Senin (18/5/2026).
Dalam patroli itu, Satlantas tidak hanya memantau arus lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada pengendara agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Ia mengatakan, patroli rutin menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
"Selain itu patroli ini untuk mencegah balap liar maupun pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan," ucapnya.
Menurutnya, keberadaan petugas di titik-titik keramaian bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat. Dengan patroli yang aktif, masyarakat diingatkan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Selain patroli di pusat keramaian, personel Satlantas juga melakukan pemantauan secara mobile dan stasioner di sejumlah ruas jalan minim penerangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya pada malam hari.
Patroli malam dinilai menjadi salah satu cara efektif dalam menekan angka laka lantas, terutama di waktu-waktu rawan ketika aktivitas masyarakat masih cukup tinggi namun pengawasan lalu lintas berkurang.
"Kami menghimbau untuk kesadaran masyarakat, karena hal ini tidak mungkin kita lakukan sendirian, perlu sinergi antar masyarakat, terutama balap liar dan pelanggaran lalu lintas lainnya," tukasnya. (*Zar)