• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Senin, (18/5/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebutkan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Polisi Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kejaksaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah, sekaligus menopang pembangunan di Kota Samarinda maupun Kalimantan Timur (Kaltim).

Stabilitas keamanan dan kolaborasi antar instansi menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya pembangunan daerah, terutama dengan posisi strategis Kalimantan Timur sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Tantangan pembangunan, pertumbuhan penduduk, hingga potensi persoalan sosial menuntut dukungan infrastruktur keamanan dan koordinasi lintas lembaga, agar pelayanan publik serta pembangunan dapat berjalan optimal dan kondusif.

Hal itu disampaikan Andi Harun saat mendampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, meresmikan sejumlah fasilitas kepolisian di Kalimantan Timur, termasuk Asrama Polisi (Aspol) Tunggal Panuluan di Samarinda, Senin (18/5/2026).

“Ini kegiatan yang memang secara khusus kami harapkan kedatangan Pak Kapolri yang meresmikan, karena beliau juga yang meletakkan batu pertama tahun lalu. Hampir persis satu tahun setelah ground breaking, pekerjaan sudah selesai,” ujar Andi Harun.

Ia menjelaskan, kawasan Aspol Tunggal Panuluan sebelumnya merupakan daerah rawan banjir, dengan kondisi hunian yang tidak layak. Namun kini kawasan tersebut, telah berubah menjadi lingkungan tempat tinggal yang dinilai lebih layak, bagi anggota kepolisian.

“Kondisinya dulu kawasan banjir dan rumahnya sangat tidak layak, sekarang telah bertransformasi menjadi hunian yang layak bagi perwira dan prajurit Polri,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi personel kepolisian, dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan terus menjaga hubungan kolaboratif bersama aparat penegak hukum, meski kondisi fiskal daerah masih menghadapi berbagai tantangan.

“Bagi Pemkot Samarinda, tidak bisa dihitung saking besarnya efek manfaat bantuan dari Polri, TNI, serta kejaksaan di dalam kerja-kerja penegakan hukum,” katanya.

Andi Harun menilai, situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, menjadi modal utama dalam pembangunan daerah.

“Kita bisa melihat kontribusi Polri dan TNI dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kondusivitas daerah membuat kita bisa lancar melaksanakan kegiatan pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengaku senang dapat meresmikan sejumlah fasilitas kepolisian, yang baru dibangun di Kalimantan Timur.

Ia menyampaikan, jika fasilitas yang diresmikan meliputi Aspol Tunggal Panuluan, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat IV, rumah susun Polisi Resort (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) di Sepaku, hingga sejumlah kantor Satuan Kerja (Satker) di kawasan Kilometer 13.

“Tadi saya mendapatkan laporan bagaimana kondisi awal, dan saat ini telah jauh berubah,” kata Sigit.

Kapolri mengapresiasi dukungan Pemkot Samarinda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, serta jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim atas pembangunan fasilitas tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Samarinda, Pak Kapolda dan Pak Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta) yang telah bekerja keras, membangun fasilitas Aspol Tunggal Panuluan ini,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas hunian yang representatif dapat meningkatkan kualitas pelayanan anggota kepolisian kepada masyarakat.

“Harapan kita ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kapolri juga menyoroti pembangunan sejumlah fasilitas kepolisian di Kilometer 13, yang dinilai strategis karena berada dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Fasilitas satker yang dibangun ini berada kurang lebih 30 menit dari IKN, sehingga apabila ada kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN bisa terjangkau,” jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan sejumlah fasilitas tersebut turut didukung dana hibah, dari Pemprov Kaltim.

“Kerja sama antara kami dan pembangunan yang didukung dana hibah ini, bisa membangun fasilitas kepolisian yang harapan kita menjadi semangat baru, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sigit.

Di akhir sambutannya, Kapolri meminta seluruh anggota Polri terus meningkatkan semangat pengabdian, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Terus tingkatkan motivasi dan semangat dalam bekerja, memberikan pengabdian yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top