• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat memberikan SK ASN purna tugas, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (18/5/2026).(Foto: Sulastri/Kutairaya)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Bagus menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari pengabdian kepada bangsa dan daerah. Menurutnya, para ASN yang telah menyelesaikan tugas kedinasan tetap memiliki ruang untuk terus berkarya di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi bapak dan ibu sekalian,” ujar Bagus, dihadapan para purna tugas di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Ia mengatakan, jejak pengabdian serta keteladanan para ASN yang memasuki purna tugas akan menjadi inspirasi bagi generasi ASN berikutnya. Pengalaman dan integritas yang telah dibangun selama bertahun-tahun dinilai menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi Kota Balikpapan.

“Purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Ke depan, pengabdian dapat diwujudkan melalui peran di keluarga, masyarakat, organisasi sosial, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas produktif lainnya, termasuk menjadi pengusaha atau wirausaha,” katanya.

Bagus menambahkan, tantangan birokrasi dan tuntutan pelayanan publik saat ini semakin kompleks. Oleh marena itu, nilai profesionalisme, integritas, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan perlu terus diwariskan kepada ASN yang masih aktif.

“Keterbukaan terhadap kritik menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja profesional sekaligus momentum memperbaiki sistem pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Balikpapan bersama KORPRI dan PT Taspen menyerahkan SK pensiun, tali asih, serta tabungan hari tua kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas.

Menurut Bagus, Pemkot Balikpapan juga memberikan santunan senilai Rp7,5 juta kepada masing-masing ASN purna tugas di luar manfaat yang diberikan PT Taspen.

“Ini bukan sekadar seremonial dan bukan berarti berhenti berkarya. Kami berharap bapak ibu tetap memberikan kontribusi dan pemikiran, minimal di lingkungan keluarga dan masyarakat, bahkan lebih luas lagi untuk Kota Balikpapan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo mengatakan, dari 14 ASN yang memasuki masa pensiun, terdapat pejabat eselon III, eselon IV, tenaga pelaksana, serta jabatan fungsional seperti guru dan tenaga kesehatan.

“Yang paling banyak setiap kali pensiun memang dari kalangan guru, baik guru SD maupun SMP, guru kelas maupun guru mata pelajaran,” jelasnya.

Purnomo menyebut rata-rata ASN yang memasuki purna tugas telah mengabdi selama 23 hingga 38 tahun.

Ia berharap para pensiunan ASN tetap dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah meski tidak lagi aktif dalam struktur pemerintahan.

“Semoga pensiun bukan akhir dari pengabdian. Mereka tetap bisa mengontribusikan kemampuan dan pengalamannya untuk Kota Balikpapan,” tutupnya. (Las)



Pasang Iklan
Top