• Minggu, 17 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pembongkaran bangunan liar di Kelurahan Baru, Sabtu (16/5/2026).(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), bersama pihak terkait melakukan pembongkaran bangunan liar, Sabtu (16/5/2026), sebagai upaya mengamankan aset pemerintah.

Ada 3 bangunan liar yang dihuni masyarakat selama 21 tahun dan dibongkar, untuk rencana pembangunan kantor Kelurahan Baru, di Jalan Ahmad Dahlan samping SMK N 2 Tenggarong.

Lurah Baru, Bayu Ramanda mengatakan, ada sekitar 2 hektare lahan yang akan dibangun sebagai kantor Kelurahan Baru yang baru.

Namun sebagian lahan itu telah berdiri bangunan liar, sehingga ini perlu ditertibkan.

"Sebelum kita tertibkan bangunan liar itu, warga yang menempati bangunan tersebut telah diberikan surat dan melakukan pertemuan, terkait dengan pembongkaran bangunan itu karena lahan tersebut akan dimanfaatkan," kata Bayu kepada Kutairaya.

Namun surat dan hasil pertemuan itu tak diindahkan oleh masyarakat, sehingga pemerintah Kelurahan Baru bersama Satpol PP Kukar, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan lainnya, turut melakukan penertiban.

Ia menuturkan, timbulnya bangunan liar itu bermula dari program pemerintah sebelumnya tak berjalan, yaitu ingin membangun pasar rakyat di wilayah tersebut.

"Tak berjalannya program itu, akhirnya banyak pendatang yang mengapling lahan tersebut, yang statusnya milik pemerintah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah, Rasidi menjelaskan, dalam proses pembongkaran bangunan liar itu ada beberapa warga yang mempertahankan bangunan itu tak dibongkar.

"Informasi yang kami terima, warga itu menempati dan memperoleh bangunan itu dengan membeli kepada pendiri bangunan yang sebelumnya," kata Rasidi.

Ia menegaskan, pembongkaran bangunan liar itu telah sesuai dengan prosedur.

Pasalnya, lahan itu milik pemerintah Kelurahan Baru dan mereka tak memiliki izin pinjam pakai ataupun lainnya.

"Lahan ini rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan kantor Kelurahan Baru," ucapnya. (Ary)



Pasang Iklan
Top