
Perkebunan sawit di Kukar, Kamis (14/5/2026) (Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Sektor perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu fokus unit usaha Koperasi Produsen Rimba Jaya Mulia.
Pasalnya, koperasi yang berada di Kecamatan Kembang Janggut ini sebagian wilayahnya dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit.
Ketua Koperasi Produsen Rimba Jaya Mulia Joyo Lukito mengatakan, koperasi ini menjadi jembatan atau penghubung antara pekebun dan perusahaan yang menampung Tandan Buah Segar (TBS).
Saat ini, harga TBS kelapa sawit di perusahaan tersebut mencapai Rp 3.460 per kilogram.
"Koperasi ini hanya mengambil fee dari penjualan TBS itu, karena memiliki badan hukum sah," kata Joyo Lukito kepada Kutairaya, Kamis (14/5/2026).
"Dalam per kilogramnya, kami mengambil fee Rp 50," imbuhnya.
Ia menegaskan sumber pendapatan dari sektor perkebunan kelapa sawit ini menjadi salah satu sumber unit usaha yang dimiliki.
"Sebulan kita bisa menyalurkan penjualan kelapa sawit ke perusahaan bisa mencapai 549 ton,"tuturnya.
Selain unita usaha sektor perkebunan, pihaknya juga memiliki unit usaha simpan-pinjam dan penjualan sarana produksi (Saprodi) perkebunan kelapa sawit.
"Usaha kita ada simpan-pinjam yang dikhususkan hanya untuk anggota saja, demi mendukung usaha perkebunan maupun pemenuhan kebutuhan keluarga, serta menjual saprodi perkebunan," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Linda menjelaskan, terus mendukung unit usaha yang dijalankan oleh koperasi, terlebih dalam menjalankan aturan wajib.
"Seperti menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Ini menunjukan Koperasi itu sehat," kata Linda.
Dia berharap seluruh koperasi yang ada ini terus eksis dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, terlebih terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. (ary)