• Rabu, 13 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi pelapon gedung Squash Kukar, Selasa (12/5/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Saat ini sejumlah bagian fasilitas olahraga Squash Kukar mengalami kerusakan dan mulai mengganggu aktivitas latihan para atlet jika hujan turun.

Olahraga yang didominasi dengan kecepatan fisik ini terkendala oleh lapangan, saat ini lapangan tersebut dinilai perlu perawatan.

Sekretaris Squash Kukar, Rio Faresi mengatakan, tantangan saat ini di cabang olahraga Squash, berada pada kondisi lapangan dan bangunan gedung.

"Untuk cabor squash ini sendiri yang menjadi tantangan itu lapangan. Pertama atapnya bocor, kedua pelaponnya juga rusak, dan lantainya ada beberapa yang harus ditambal," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut cukup berdampak pada persiapan untuk hadapi Porprov Kaltim 2026. Kondisi tersebut dapat dilihat langsung, terutama ketika hujan turun. Kebocoran atap membuat aktivitas latihan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

"Kalau ada hujan, kami tidak bisa latihan. Tapi kalau kondisinya kering masih bisa digunakan walaupun seadanya," katanya.

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah ada perbaikan yang dilakukan oleh OPD terkait pada tahun 2022. Saat itu perbaikan dengan pergantian pelapon dan perbaikan lantai lapangan.

Namun, kerusakan kembali terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun terakhir. Meski demikian, pihak pengurus dan klub squash tetap berupaya melakukan perawatan mandiri untuk menjaga fasilitas agar tetap bisa digunakan.

"Kami bersama klub berkolaborasi membersihkan lapangan, membersihkan rumput, bahkan beberapa kali memperbaiki pipa secara mandiri," imbuhnya.

Untuk perawatan ringan, pihaknya masih mampu menangani sendiri. Akan tetapi, untuk perbaikan besar seperti atap, pelapon, dan lantai lapangan, mereka berharap ada perhatian dari OPD terkait.

"Harapan kami tentu lapangan ini bisa diperbaiki, terutama atapnya, kemudian pelaponnya dan juga lantainya supaya latihan atlet bisa lebih maksimal," sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardahana mengaku, di beberapa fasilitas olahraga di Kukar memang membutuhkan perbaikan bertahap, termasuk gedung Squash.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan berupaya merealisasikan perbaikan beberapa titik fasilitas olahraga pada tahun 2026, meski dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

"Tahun ini mudah-mudahan kita bisa realisasikan untuk perbaikan beberapa titik. Mungkin tidak bisa semua aset yang kita punya, pelan-pelan kita perbaiki," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top