
Gedung MTS N 1 Tenggarong Selasa 12/5/2026.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk madrasah negeri di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera memasuki tahap pendaftaran jalur reguler, setelah sebelumnya jalur prestasi untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) telah selesai dilaksanakan.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, Hj. Eka Nurhidayah mengatakan, pembukaan jalur reguler masih menyesuaikan jadwal dan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan agar pelaksanaannya berjalan serentak dengan sekolah negeri lainnya.
“Untuk jalur prestasi sudah selesai, khususnya untuk MA dan MTs. Sementara jalur reguler masih menunggu, kemungkinan dibuka pada minggu kedua atau ketiga Mei karena menyesuaikan dengan Dinas Pendidikan,” kata Eka, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut dilakukan agar proses penerimaan peserta didik baru di madrasah negeri berjalan selaras dengan tahapan penerimaan sekolah umum, sehingga masyarakat lebih mudah mengikuti alur pendaftaran.
Menurut Eka, seluruh madrasah negeri di Kukar pada prinsipnya mengikuti pola yang sama, yakni menyesuaikan jadwal daerah sembari menunggu informasi resmi terkait regulasi teknis.
Kemenag Kukar mengimbau orangtua dan calon murid untuk terus memantau informasi resmi dari masing-masing madrasah maupun Dinas Pendidikan terkait jadwal pembukaan jalur reguler agar tidak tertinggal proses pendaftaran.
Sementara itu Kepala MTs Negeri 1 Tenggarong, Nasruddin Zainudin, mengemukakan, pihak sekolah masih menunggu petunjuk teknis resmi sebelum menetapkan tahapan detail pelaksanaan SPMB.
“Insyaallah awal Juni baru bisa kami mulai, karena kami masih menunggu juknis dari pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan. Setelah itu baru kami susun tahapan lengkapnya,” ujar Nasruddin.
Untuk tahun ajaran baru, MTs Negeri 1 Tenggarong menyiapkan 7 rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 30–32 murid per kelas.
“Total ada 7 kelas yang kami siapkan. Peminat setiap tahun alhamdulillah selalu melebihi kuota, bahkan dalam beberapa tahun terakhir jumlah pendaftar bisa lebih 100 sampai 200 orang dari daya tampung yang tersedia,” ucapnya.
Tingginya minat masyarakat terhadap MTs Negeri 1 Tenggarong menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap kualitas pendidikan madrasah negeri di Kukar.
"Meskipun demikian, keterbatasan kuota membuat tidak seluruh calon peserta didik dapat diterima," tuturnya. (Dri)