
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto.(Foto: Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, menyebutkan bahwa, proses penentuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur (Kaltim), kini memasuki tahap akhir di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Proses penentuan Ketua DPC PKB kabupaten/kota di Kalimantan Timur kini tinggal menunggu keputusan DPP, setelah tahapan Musyawarah Cabang (Muscab) dan Uji Kelayakan dan Kepatutan selesai dilakukan, dengan fokus utama PKB Samarinda ke depan, adalah membentuk fraksi mandiri di DPRD melalui target peningkatan kursi, pada Pemilu 2029, serta penguatan rekrutmen kader dan bakal calon legislatif.
Hal itu disampaikan usai pelaksanaan Muscab dan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang telah digelar di seluruh daerah.
“Tim lima dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), sudah membawa hasil verifikasi dan validasi ke DPP. Nanti DPP yang menentukan siapa ketuanya,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurut Rusdi, DPP PKB masih akan melakukan penilaian terhadap seluruh kandidat. Jika diperlukan, calon ketua akan dipanggil untuk proses klarifikasi atau verifikasi tambahan. Rusdi mengatakan fokus utama PKB Samarinda ke depan, adalah membentuk fraksi mandiri di DPRD Kota Samarinda.
“Target utama kami tentu punya fraksi sendiri. Selama ini masih gabungan,” katanya.
Saat ini PKB hanya memiliki satu kursi di DPRD Samarinda. Karena itu, partai menargetkan perolehan empat hingga lima kursi pada Pemilu 2029.
“Kalau bisa sampai posisi wakil ketua DPRD itu bonus,” tambahnya.
Terkait peluang dirinya memimpin PKB Samarinda, Rusdi menegaskan seluruh kader harus siap menjalankan keputusan partai.
“Kalau memang ditugaskan, untuk jadi ketua atau posisi lain, kita harus siap membesarkan partai,” ujarnya.
Ia juga berkomitmen untuk memperkuat proses rekrutmen bakal calon legislatif, untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Kita akan lebih selektif memilih calon dan terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan PKB,” tutupnya. (*Abi)