• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Sekolah SDN 035 Tenggarong.(Foto : Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai dipersiapkan secara matang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar bersama seluruh sekolah telah menetapkan daya tampung, petunjuk teknis, hingga tahapan pendaftaran guna memastikan proses berjalan tertib, transparan, dan bebas pungutan liar.

Kepala SDN 035 Tenggarong, Ripaldi menegaskan, seluruh persiapan penerimaan murid baru telah mengikuti ketentuan resmi dari Disdikbud Kukar, termasuk jadwal pelaksanaan dan jalur pendaftaran.

"Daya tampung masing-masing sekolah sudah ditetapkan oleh dinas, dan juknis juga sudah terbit. Sekarang sekolah tinggal menjalankan sesuai tahapan yang ada," kata Ripaldi kepada KutaiRaya.com, Rabu (6/5/2026).

Untuk jenjang SD, tahapan prapendaftaran dimulai sejak Mei hingga Juni 2026.

Sedangkan pendaftaran resmi dibuka bertahap berdasarkan jalur penerimaan yang telah ditetapkan.

Jalur afirmasi dan perpindahan tugas orangtua dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 26 Juni, dilanjutkan jalur afirmasi pada 27 Juni.

Daftar ulang jalur afirmasi dijadwalkan pada 29 sampai 30 Juni, sedangkan jalur domisili dibuka mulai 1 hingga 3 Juli 2026.

Pengumuman hasil jalur domisili dijadwalkan pada 4 Juli.

Khusus di SDN 035 Tenggarong, sekolah hanya membuka 3 rombongan belajar (rombel) dengan total kuota 84 murid baru.

"Kami menerima 3 kelas, masing-masing kelas 28 murid, jadi totalnya 84 murid," ujarnya.

Ia menambahkan secara umum mekanisme penerimaan tahun ini tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya.

Perubahan utama hanya terletak pada istilah dari sebelumnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

"Secara sistem hampir sama, tetap ada jalur-jalur penerimaan. Yang berubah hanya istilah peserta didik sekarang menjadi murid," katanya.

SDN 035 Tenggarong juga berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat dengan berbagai program unggulan yang dikembangkan sekolah, mulai dari bidang keagamaan, akademik, pengembangan diri, hingga lingkungan sekolah.

"Kami ingin minat orangtua semakin tinggi untuk menyekolahkan anaknya di SDN 035 karena kami terus mengembangkan kualitas sekolah di berbagai bidang," ujarnya.

Sementara itu Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah memastikan seluruh proses SPMB tahun ini dirancang berbasis digital dengan pengawasan ketat agar transparan dan bebas dari praktik pungli.

"Kami sudah menyiapkan petunjuk teknis dan saat ini juga berkoordinasi dengan Irjen Kemendagri untuk memastikan SPMB berjalan transparan serta tidak ada pungli. Sistemnya kita arahkan berbasis online," tutur Heriansyah.

Untuk jenjang SMP, pembukaan SPMB diperkirakan dimulai pada minggu kedua Juni 2026 secara bertahap.

Heriansyah juga menekankan pentingnya memberi ruang lebih dulu bagi sekolah swasta dalam proses penerimaan, sebelum sekolah negeri membuka secara penuh.

"Swasta harus diberi kesempatan lebih awal, supaya sekolah negeri hadir untuk menampung masyarakat yang belum terakomodasi. Itu bagian dari peran negara dalam memastikan akses pendidikan merata," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top