
Kepala DPMD Kukar Arianto.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dari 237 desa dan kelurahan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ada satu desa yang belum teraliri jaringan listrik PLN hingga saat ini, yaitu Desa Sepatin, Kecamatan Anggana.
Pada 2026 ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar telah menganggarkan sekitar Rp 8 milliar, untuk pembangunan listrik komunal di desa Sepatin.
Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan, perencanaan pembangunan listrik komunal ini sejak 2025 lalu, namun dengan adanya efisiensi anggaran sehingga pembangunan tersebut ditunda.
"Tahun ini (2026) akan kita kerjakan pembangunan listrik komunal di Sepatin," kata Arianto kepada Kutairaya, Selasa (2/4/2026).
Ia menegaskan, pemerataan pelayanan listrik hingga desa menjadi salah satu program pemerintah daerah, yaitu Terang Kampong Ku.
"Ini menjadi prioritas pemerintah daerah, dalam memenuhi kebutuhan layanan dasar termasuk listrik," tuturnya.
Ia mengatakan, selama ini Desa Sepatin hanya menggunakan listrik diesel selama 12 jam dari pemerintah desa.
Sementara itu Kepala Desa Sepatin Juanda menyambut baik atas rencana pembangunan listrik komunal di desa ini.
Karena selama ini Desa Sepatin hanya menggunakan mesin diesel secara swadaya.
"Saat ini biaya solar sudah mahal, satu jerigen bisa tembus Rp 500 ribu," ujar Juanda.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan listrik komunal ini hanya mencakup 2 RT.
Sementara di desa ini ada sekitar 5 RT, sehingga pembangunan listrik komunal belum bisa melayani seluruh masyarakat.
"Kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan dasar listrik di desa ini, baik itu koordinasi dengan pemerintah daerah hingga provinsi," ucapnya. (ary)