
Hasil Penyisiran Korban Tenggelam di Perairan Kembang Janggut.(Foto: Dok.BPBD Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Heriyadi (39), korban tenggelam akibat perahu ketinting bocor di perairan Sungai Belayan, RT 08 Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 03.20 WITA.
Korban tenggelam pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA, saat ia bersama rekannya, Andiansyah, memanen buah sawit menggunakan perahu ces milik korban.
Setelah dua kali berhasil menyeberangi sungai, pada penyeberangan ketiga perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran dan tenggelam di tengah sungai saat membawa muatan sekitar 200 kilogram buah sawit.
Saat kejadian itu, Andiansyah berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Heriyadi diduga tenggelam dan terbawa arus sungai.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Ardiansyah kepada warga setempat dan diteruskan ke pihak berwenang.
Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata mengatakan, upaya pencarian telah dilakukan sejak awal kejadian dengan menyisir aliran Sungai Belayan sejauh kurang lebih 5 kilometer.
Tim menyebarkan informasi kepada warga di sepanjang bantaran sungai hingga ke Desa Tuana Tuha yang berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.
“Penyisiran dilakukan serta penyampaian informasi kepada warga di pinggiran sungai, siapa tahu ada yang melihat korban hanyut agar segera melapor ke posko,” ujarnya.
Setelah beberapa hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan korban pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 03.20 WITA.
Kemudian tim bergerak menuju lokasi dan pada pukul 03.30 WITA korban berhasil ditemukan serta dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada koordinat 0°2
Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka.
Dengan ditemukan korban, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 06.45 WITA dan mengusulkan penutupan operasi SAR.
Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing dengan tetap melanjutkan kesiapsiagaan.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bangun, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Genting Tanah, Dishub Kukar, Bela Negara Kaltim, Satlinmas, serta warga setempat. (Dri)