• Sabtu, 18 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ilustrasi penyakit diabetes (Medsos Pinterest)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Penyakit hipertensi dan diabetes menjadi tren di 2026, yang rentan dialami masyarakat Kukar.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan (PKDR) dr. Adam kepada Kutairaya, Jumat (17/4/2026).

Ia mengatakan, 2 penyakit ini sering dialami masyarakat Kukar.

Hal ini dibuktikan dari hasil laporan yang disampaikan oleh 32 Puskesmas se-Kukar.

"Dua penyakit tersebut masuk 5 besar yang diderita oleh masyarakat," katanya.

Menurutnya, 2 penyakit itu terkadang tak menunjukan tanda-tanda atau gejala.

Sehingga masyarakat Kukar diminta untuk mengecek kesehatan, sebelum terlambat.

"Pengecekan kesehatan ini guna mencegah atau mengantisipasi 2 penyakit itu," ucapnya.

Ia menegaskan, 2 penyakit ini bisa mengancam keselamatan jiwa, jika tak segera ditangani dengan tepat.

"Saat ini hipertensi dan diabetes kebanyakan dialami oleh usia produktif sekitar 30 tahunan," ujarnya.

Adapun penyebab timbulnya penyakit tersebut, di antaranya faktor keturunan, stres, pola hidup tak teratur hingga pola makan berlebihan yang banyak mengandung garam maupun gula.

"Masyarakat harap berhati-hati jika ingin mengonsumsi makanan. Pola makan bisa memicu 2 penyakit tersebut," ucapnya.

Sementara itu warga Tenggarong, Sri Lina Wati mengaku, penyakit hipertensi yang dideritanya ini merupakan faktor keturunan.

Gejala awal sakit hipertensi ini mengalami sakit kepala."Setelah dilakukan pengecekan ternyata tekanan darah saya tinggi mencapai 150," kata Sri.

Mengetahui hal itu, ia secara rutin mengonsumsi obat untuk menstabilkan tekanan darah yang tinggi. (ary)



Pasang Iklan
Top