• Kamis, 16 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Rumput liar merambat ke badan jalan poros Tenggarong Seberang.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Beberapa pengendara motor dan mobil mengeluhkan keberadaan rumput liar yang merambat hingga ke badan jalan poros jalur 2 Tenggarong Seberang-Samarinda.

Pasalnya, rumput liar itu berada di tikungan yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.

Kondisi ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu perhatian pemerintah daerah dalam penanganan rumput tersebut.

Salah seorang pengendara motor, Indi Ayu Safitri mengatakan, kondisi jalan yang ditutupi rumput liar ini sangat membahayakan pengguna jalan, karena pengendara bisa terkejut akan keberadaan rumput tersebut dan tak bisa mengendalikan kendaraannya yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

"Saya pernah mengalami ini, di saat saya melaju dan melihat ada rumput di badan jalan, sehingga harus melambung ke kanan dan bersyukur tak ada kendaraan di belakangnya," kata Indi kepada Kutairaya, Rabu (15/4/2026).

"Jika ada kendaraan di belakang, bisa terjadi kecelakaan atau menghantam trotoar," tuturnya.

Ia menerangkan, kondisi rumput di badan jalan itu berada di KM 5, tepat di jalan yang bertingkat.

"Saya berharap kondisi ini bisa segera ditangani oleh pemerintah daerah. Sebelum terjadi kecelakaan atau menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik mengemukakan, pada 2026 ini pemerintah daerah tak memiliki anggaran untuk penanganan atau pembersihan rumput liar, yang merambat ke badan jalan.

"Tapi itu menjadi perhatian kami untuk bisa mengatasi secara gotong royong atau bakti sosial," kata Taufik.

Ia mengaku tak ingin terjadi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh keberadaan rumput liar yang merambat ke badan jalan.

"Kami berharap masyarakat atau pengendara untuk bersabar dan berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut," ucapnya. (Ary)



Pasang Iklan
Top