• Kamis, 16 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan Ngopi Bareng bersama Pelaku Seni di Loa Kulu.(Foto: Dok. Polsek Loa Kulu)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pendekatan humanis terus diperkuat oleh Polsek Loa Kulu. Tak hanya menyasar masyarakat umum, kini pihaknya mulai merangkul para pelaku seni sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng yang digelar langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, bersama para pelaku kesenian dan tokoh masyarakat seKecamatan Loa Kulu.

Beragam kelompok seni hadir dalam pertemuan tersebut, mulai dari Reog, Kuda Lumping, hingga Jaipong yang berasal dari Desa Margahayu, Jonggon Jaya, dan Jonggon Desa.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto menjelaskan, pentingnya peran seni budaya sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat khususnya di Kecamatan Loa Kulu.

"Budaya harus menyatukan perbedaan, bukan mempermasalahkannya. Selain menjaga kamtibmas, kami ingin kesenian di Loa Kulu ini benar-benar hidup dan berkembang. Kami tidak ingin ada satu pun kelompok seni yang vakum," ujarnya pada KutaiRaya.com, Rabu (15/4/2026).

Ia juga menyampaikan, untuk mendorong kesenian lokal agar naik kelas dan lebih dikenal luas. Bahkan, ia berbagi pengalaman sukses dalam mengembangkan kirab budaya di tempat tugas sebelumnya, yang rencananya akan diterapkan di Loa Kulu.

Tak sekadar silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi para seniman untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka. Sejumlah isu penting pun mencuat, mulai dari minimnya regenerasi penari, keterbatasan fasilitas, hingga peluang tampil di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kami hadir sebagai fasilitator dan pendamping. Kami ingin setiap pementasan seni berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai norma yang berlaku," tukasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top