• Kamis, 09 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kantong plastik.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Harga plastik di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) naik hingga 50 persen.

Salah seorang pedagang plastik, Yuni mengatakan, kenaikan harga plastik ini disebabkan modal pembelian juga naik.

Penyebab naiknya harga plastik diduga karena keterbatasan bahan baku yang dimiliki pabrik.

"Informasi dari agen kenaikan harga ini karena keterbatasan bahan baku, yang disebabkan terjadinya perang di Timur Tengah," kata Yuni kepada Kutairaya, Rabu (8/4/2026).

Adapun kenaikan harga plastik, meliputi kantong plastik yang biasanya Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu, gelas plastik biasanya Rp 18 ribu menjadi Rp 23 ribu dan lainnya.

"Hampir seluruh jenis plastik mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga ini dirasakan sejak minggu ketiga Ramadan hingga saat ini," ucapnya.

Ia tak bisa memastikan kapan harga plastik kembali normal.

Sehingga masyarakat diminta dapat memaklumi kondisi global saat ini.

"Jika pengambilan modal kita turun harga, maka penjualan plastik juga diturunkan harganya," ujarnya.

Sementara itu pedagang kuliner, Parti mengemukakan, harga plastik saat ini di luar nalar.

Pasalnya, kenaikan harga itu bukan Rp 1.000-2.000.

"Plastik ini telah menjadi kebutuhan utama. Sehingga produk plastik tetap dibeli meskipun mahal," kata Parti.

Ia berharap, harga plastik di Tenggarong bisa kembali normal, sehingga tak membebani para pedagang kuliner, yang memerlukan banyak aneka plastik. (Ary)



Pasang Iklan
Top