• Selasa, 21 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal.(Foto: Abi/KutaiRaya)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong kemandirian pemuda, melalui kegiatan sosialisasi dan workshop yang digelar di berbagai daerah, dimulai dari Kota Samarinda. Di Samarinda sendiri kegiatan ini dilaksanakan di Kampus 1 Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Kota Samarinda Selasa, (7/4/2026).

Sosialisasi dan workshop ini sebagai upaya membekali generasi muda, untuk menghadapi tantangan ekonomi dan perkembangan era digital. Program ini diarahkan agar pemuda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri, sehingga berperan sebagai penggerak ekonomi daerah di masa depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membekali generasi muda, dalam menghadapi tantangan di era digital.

“Hari ini kami melaksanakan sosialisasi dan workshop kemandirian pemuda. Ini akan kita lakukan juga di 10 kabupaten/kota, di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut Faisal, penguatan kemandirian pemuda menjadi penting agar mereka tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Kita ingin pemuda di era digital ini bisa memanfaatkan peluang, terutama digital marketing, dan tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif dari perkembangan teknologi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa, kemandirian menjadi fondasi utama bagi pemuda, untuk bisa bersaing dan bertahan di tengah dinamika ekonomi saat ini.

“Harapannya, setelah lulus kuliah, mereka bisa menjadi pemuda yang tangguh dan mandiri, bukan hanya mencari kerja tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana motivasi dan inspirasi, bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berinovasi.

“Kita ingin memberikan motivasi, membangun semangat, dan membuka wawasan mereka agar punya harapan besar terhadap masa depan,” tambahnya.

Dispora Kaltim menilai, peran pemuda sangat strategis dalam pembangunan daerah, sehingga perlu terus didorong agar memiliki kapasitas, karakter, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Kemandirian pemuda ini menjadi investasi jangka panjang daerah,” tandasnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top