Jembatan Kukar (Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(Kutairaya.com): Jelang Hari Raya Idulfitri 2026, sejumlah pengendara mobil dan motor merasa khawatir saat melintasi jembatan Kukar.
Pasalnya, jembatan tersebut jalannya dinilai mengalami penurunan dan tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Pemerintah daerah.
Salah seorang pengendara motor, Siswanto mengatakan, setiap melintasi jembatan Kukar memang sangat terasa perbedaan permukaan jalan.
Ada sebagian jalan itu yang tampak turun.
"Saya merasa khawatir saat melintasi jembatan itu. Apalagi ini mendekati lebaran, pastinya banyak kendaraan yang melintasi jembatan tersebut," kata Siswanto kepada Kutairaya, Jum
Meskipun, ada pemberitahuan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) bahwa jembatan tersebut dipastikan aman untuk dilintasi, tapi Dinas PU juga masih menunggu hasil rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan (KKJT)
"Kami berharap, pemerintah daerah bisa segera mengeluarkan hasil rekomendasi terhadap penanganan jembatan itu. Karena jembatan ini sangat penting sebagai akses utama, yang menghubungkan antarkabupaten/kota," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Binamarga Dinas PU Kukar, LInda Juniarti menjelaskan, dalam melakukan perbaikan atau perawatan jembatan Kukar itu harus ada kajian.
Pemerintah daerah telah bersurat ke KKJT pada Desember 2025 lalu, untuk melakukan kajian terhadap perawatan jembatan.
"Jembatan Kukar merupakan jembatan bentang panjang, sehingga dalam perawatannya memerlukan persetujuan atau rekomendasi dari KKJT," kata Linda.
Dalam hal ini, pihaknya telah melakukan pembahasan dalam perawatan jembatan Kukar melalui zoom.
Hasil dari rapat tersebut, KKJT akan meninjau langsung jembatan Kukar, untuk memastikan kelayakan jembatan tersebut.
"Kami masih menunggu respons dari KKJT. Karena jembatan ini harus diperiksa sama tenaga ahli," tuturnya. (ary)