• Rabu, 11 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Jalan rusak di Tenggarong.(Achmad Rizki/Kutairaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pengendara sepeda motor dan mobil mengeluhkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berlubang.

Tak jarang, para pengendara terjerembab lubang tersebut, sebelum ada penanda atau water barrier.

Adapun jalan rusak di Kota Tenggarong, di antaranya Jalan Wolter Monginsidi depan Pos Polisi Pulau Kumala, depan jembatan Repo-Repo Pulau Kumala, depan kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, sekitar kantor Bupati Kukar dan lainnya.

Salah seorang pengendara, Nur Fadila mengaku pernah terjerembab di depan jembatan Repo-Repo, karena di depannya terdapat kendaraan mobil.

Sehingga ia tak mengetahui kalau di depannya itu berlubang.

"Lubangnya tak nampak, meskipun tak ada kendaraan di depannya, terlihat tak nampak. Karena ukurannya kecil tapi dalam," kata Nur Fadilah.

Menurutnya, jika berkendara dengan kecepatan lebih tinggi dan tak menyadari ada lubang di depannya, maka hal ini bisa membahayakan pengguna jalan, sehingga bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Kami berharap, lubang-lubang kecil di Tenggarong bisa segera diperbaiki, sehingga tak membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Menangapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti menjelaskan, pemerintah daerah segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang berlubang.

Terlebih, ini juga bagian dari arahan Bupati Kukar bahwa jelang lebaran sejumlah jalan rusak di Kukar bisa ditangani.

"Arahan Bupati menjelang lebaran ini, kalau ada jalan yang bisa ditangani, maka akan kita tangani dengan mekanisme Penunjukan Langsung (PL)," ujar Linda.

Ia mengatakan, pemerintah daerah saat ini mengalami kebingungan untuk melakukan perbaikan jalan.

Pasalnya, pemerintah daerah hanya memiliki anggaran yang minim, sehingga tak bisa menjangkau seluruh jalan yang rusak di Kukar. (ary)



Pasang Iklan
Top