
Salah satu tim yang menampilkan gerakan sahur di perlombaan Semarak Ramadhan. (Foto : Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Suasana Ramadhan tahun ini di Masjid Jami KH Muhammad Sadjid kembali terlihat meriah dan hangat sejak terbitnya matahari.
Melalui kegiatan Semarak Ramadhan IRMA Sadjid, para pemuda dan masyarakat berkumpul dalam berbagai perlombaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna
Kegiatan ini dilaksanakan pada 7-8 Maret 2026 dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti lomba kaligrafi, lomba adzan dan lomba bergerakan sahur.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu-tunggu setiap tahun oleh masyarakat sekitar. Selain menghadirkan suasana kebersamaan di bulan suci, acara ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat mereka.
Ketua Panitia Kegiatan, Nida Ajis menjelaskan, pelaksanaan lomba dalam Semarak Ramadhan memiliki tujuan untuk memperkuat nilai-nilai keimanan sekaligus menggali potensi para peserta.
"Dari kegiatan Semarak Ramadhan IRMA Sadjid ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para peserta kepada Allah SWT, serta meningkatkan kreativitas dan bakat para peserta yang mengikuti berbagai lomba," ujarnya pada Kutairaya.com, Sabtu (8/3/2026).
Menurutnya, kegiatan ini sebenarnya merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh pengurus remaja masjid. Namun pada tahun sebelumnya kegiatan sempat tidak digelar karena adanya kendala dan penggunaan lokasi oleh pihak pemerintah.
"Untuk kegiatan ini biasanya dilakukan setiap setahun sekali. Namun tahun kemarin tidak diadakan karena ada kendala dan ada acara dari pihak pemerintah di sini. Jadi kegiatan tersebut digantikan dan kembali dilaksanakan tahun ini," jelasnya.
Ia menegaskan, Semarak Ramadhan sudah menjadi agenda tetap yang dipegang oleh pengurus masjid, khususnya Ikatan Remaja Masjid (IRMA).
"Ya, betul sekali. Ini sudah menjadi agenda tahunan Masjid Sajid, khususnya di IRMA," tambahnya.
Antusias peserta pada kegiatan tahun ini pun terbilang sangat tinggi. Berbagai lomba digelar, namun yang paling menarik perhstian tertuju pada lomba bergerakan sahur.
"Kalau untuk Semarak Ramadhan ini, antusias peserta sangat meriah dan ramai. Kegiatan ini memang paling ditunggu-tunggu, terutama lomba pergerakan sahur, karena itu yang paling seru dan paling ramai pesertanya," katanya.
Untuk lomba gerakan sahur tahun ini, tercatat sebanyak 11 tim yang berpartisipasi. Jumlah tersebut memang masih di bawah kuota maksimal.
"Untuk pergerakan sahur tahun ini yang ikut ada 11 tim, padahal maksimalnya bisa sampai 15 tim. Dalam satu tim ada yang berisi 10 peserta dan ada juga yang sampai 15 orang," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap, mampu menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus kreativitas generasi muda di Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Dengan adanya kegiatan ini tentu bisa menumbuhkan kreativitas pemuda-pemuda di Kukar," tuturnya.
"Untuk target ke depan, kami berharap kegiatan ini bisa lebih meriah lagi, peserta semakin banyak, dan kegiatan yang dilombakan juga bisa bertambah. Apalagi untuk regenerasi di zaman sekarang ini memang cukup menantang untuk mempertahankan kegiatan tahunan seperti ini. Jadi harapannya ke depan bisa lebih maju lagi," tutupnya. (*Zar)