
Kue amparan tatak, salah satu menu berbuka puasa yang ramai diburu wartawan Samarinda.(Foto:Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Kota Samarinda memiliki beragam kuliner khas yang kerap menjadi pilihan masyarakat saat berbuka puasa. Mulai dari takjil tradisional hingga hidangan utama, makanan-makanan ini biasanya mudah ditemukan di pasar Ramadan atau pusat kuliner kota.
Beragam kuliner khas Samarinda selalu menjadi pilihan masyarakat, saat berbuka puasa selama Ramadan. Mulai dari takjil tradisional seperti bubur peca, amparan tatak, hingga pisang gapit, sampai hidangan utama seperti Soto Banjar, Nasi Kuning Banjar, dan Sup Ikan Patin. Makanan-makanan tersebut mudah ditemukan di pasar Ramadan maupun pusat kuliner kota, dan telah menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa masyarakat yang dipengaruhi budaya Banjar, Bugis, dan Kutai.
Beberapa di antaranya bahkan sudah menjadi tradisi turun-temurun, yang selalu hadir setiap bulan Ramadan. Berikut sepuluh menu buka puasa khas Samarinda yang populer di kalangan masyarakat.
1. Bubur Peca
Bubur Peca, merupakan salah satu hidangan khas yang identik dengan Ramadan di Samarinda. Bubur ini sering disajikan di Masjid Shiratal Mustaqiem, sebagai menu berbuka bagi jamaah. Makanan ini diwariskan turun-temurun dari masyarakat Kampung Masjid Samarinda.
2. Amparan Tatak
Amparan Tatak, adalah kue tradisional berbahan pisang dan tepung yang memiliki tekstur lembut. Kue ini sangat populer sebagai takjil, dan bahkan telah diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional.
3. Sari Pengantin
Sari Pengantin merupakan kue berlapis yang memiliki warna cerah, dan rasa manis legit. Kue ini sering dijual bersama berbagai wadai khas saat Ramadan.
4. Lapis India
Lapis India adalah kue tradisional dengan lapisan tipis berwarna kuning dan cokelat. Teksturnya kenyal dan biasanya disajikan sebagai takjil manis saat berbuka.
5. Pisang Gapit
Pisang Gapit menjadi camilan favorit di Samarinda. Pisang yang dipanggang kemudian disajikan, dengan saus gula merah dan santan kental, memberikan rasa manis dan gurih yang khas.
6. Soto Banjar
Soto Banjar juga banyak ditemui di Samarinda, dan sering menjadi menu utama setelah takjil. Kuahnya kaya rempah dengan isi ayam, soun, dan telur rebus.
7. Nasi Kuning Banjar
Nasi Kuning Banjar dikenal dengan bumbu yang kaya rempah, dan biasanya disajikan dengan lauk seperti ayam, telur, dan ikan. Hidangan ini sering disantap setelah berbuka.
8. Sup Ikan Patin
Sup Ikan Patin adalah hidangan berkuah segar, yang menggunakan ikan patin sebagai bahan utama. Rasanya asam dan gurih sehingga cocok dinikmati setelah seharian berpuasa.
9. Bubur Pedas
Bubur Pedas merupakan bubur khas Kalimantan dengan campuran sayur, daging, dan rempah. Rasanya gurih dengan sedikit sensasi pedas dari daun kesum.
10. Sambal Raja dengan Lauk Ikan
Sambal Raja biasanya disajikan bersama ikan atau lauk lainnya. Sambal ini memiliki cita rasa pedas segar, dengan tambahan sayuran seperti terong dan kacang panjang.
Beragam menu tersebut menunjukkan kekayaan kuliner Samarinda yang dipengaruhi kebudayaan Banjar, Bugis, hingga Kutai. Saat bulan Ramadan, makanan-makanan ini semakin mudah ditemukan di berbagai pasar takjil dan pusat kuliner di kota tersebut, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi berbuka puasa masyarakat Samarinda. (*Abi)