• Sabtu, 06 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Penyerahan Rumah Tidak Layak Huni Di Kecamatan Tabang.(Foto: Dok. Baznas Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat terus dilakukan melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Kali ini bantuan diberikan kepada keluarga Ibu Siti Juleha di Desa Muara Pedohon, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang rumahnya telah selesai direnovasi dan diresmikan pada Selasa (24/2/2026) lalu.

Program RLHB tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Kukar dan Bank Kaltimtara, dengan total anggaran sebesar Rp 59.905.000.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kukar, M. Shafik Avicenna mengatakan, program RLHB merupakan komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah agar benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program sosial seperti ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kukar.

Renovasi rumah dilakukan secara menyeluruh.

"Bagian dinding yang sebelumnya telah lapuk diganti, struktur bangunan diperkuat, serta dilakukan pemasangan plafon guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni rumah," ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Camat Tabang, Azmi Riyandi Elvander, turut mengapresiasi kehadiran program RLHB di wilayahnya.

Ia menilai program yang dijalankan BAZNAS mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi dalam skema bantuan perumahan pemerintah.

Dia menjelaskan, program rehab rumah dari pemerintah melalui dinas terkait maupun pemerintah desa memiliki sejumlah persyaratan administratif dan teknis.

Di lapangan, tidak semua warga yang rumahnya tidak layak huni dapat memenuhi kriteria tersebut.

“Di beberapa kasus, ada rumah yang memang membutuhkan perbaikan, namun secara administrasi tidak masuk kriteria program pemerintah. Di sinilah peran BAZNAS menjadi solusi,” tuturnya.

Ia berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, penanganan rumah tidak layak huni di Kecamatan Tabang dapat dilakukan lebih optimal.

Pendataan yang akurat dan berbasis kondisi riil di lapangan juga terus diperkuat agar intervensi bantuan tepat sasaran.

Dengan selesainya renovasi rumah tersebut, kini Ibu Siti Juleha bersama keluarga dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman sebagai tempat tinggal.

"Program RLHB kami harapkan terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Kutai Kartanegara," ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top