• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Lurah Loa Tebu Rahimudin.(Foto : Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengusulkan sejumlah program prioritas untuk tahun anggaran 2026, dengan penekanan pada peningkatan infrastruktur jalan dan penguatan pemberdayaan masyarakat.

Lurah Loa Tebu, Rahimudin mengatakan, salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Jalan Mustawar.

Ruas jalan tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan yang akan menjadi pusat aktivitas baru masyarakat.

“Jalan Mustawar ini kami prioritaskan karena di sana akan dibangun Koperasi Merah Putih, dan di sampingnya juga terdapat TPS 3R. Ke depan tentu aktivitas dan mobilisasi kendaraan akan semakin meningkat,” katanya, Rabu (18/2/2026).

Selain Jalan Mustawar, pihak kelurahan juga mengusulkan peningkatan di Jalan Sultan Sulaiman dan Jalan Bengkinang yang masih memerlukan penanganan di beberapa segmen.

Usulan tersebut telah disampaikan secara rutin setiap tahun melalui mekanisme perencanaan pembangunan.

Rahimudin berharap program prioritas tersebut dapat diakomodir pemerintah kabupaten, terlebih pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri bagi kelurahan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Untuk tahun mendatang, kegiatan pelatihan bagi warga kemungkinan belum dapat dilaksanakan secara optimal.

“Selama ini kami ada pelatihan UMKM, seperti pelatihan membuat kue dan usaha rumahan. Tapi untuk tahun depan, karena anggaran defisit, kemungkinan cukup berat kalau hanya mengandalkan dana kelurahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat Loa Tebu memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam, mulai dari budidaya keramba, pertanian, hingga bekerja di sektor swasta.

Dengan potensi tersebut, ia berharap masyarakat dapat terus didorong untuk mandiri secara ekonomi.

“Kami berharap pemerintah memberi dukungan dan fasilitas. Kalau sudah ada sarana dan peluang, masyarakat bisa berkembang sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tenggarong, Syukur Eko Budi Santoso menuturkan, berbagai usulan pembangunan dari desa dan kelurahan untuk tahun 2026 telah diajukan sejak 2025 lalu dan kini menunggu proses tindak lanjut dari pemerintah kabupaten.

“Kami berharap usulan infrastruktur yang memang mendesak bisa menjadi prioritas dinas terkait, sehingga pembangunan berjalan dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top