• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Walikota Samarinda, Andi Harun.(Foto : Abi/KutaiRaya)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meresmikan renovasi Masjid Raya Darussalam, Peresmian tersebut menandai selesainya proses pembenahan salah satu masjid bersejarah di Kota Tepian yang kini tampil dengan wajah baru, Jumat (13/2/2026).

Renovasi ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan pembenahan infrastruktur masjid, yang sebelumnya dinilai belum sepenuhnya representatif, baik dari sisi kapasitas, kenyamanan, maupun tata kawasan di sekitarnya. Selain faktor usia bangunan, tingginya aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan juga menuntut peningkatan fasilitas, agar mampu mengakomodasi jamaah secara lebih optimal serta mendukung penataan kawasan pusat kota yang terintegrasi.

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pekerjaan renovasi, yang dinilai memiliki kualitas pengerjaan yang baik.

“Alhamdulillah, hal yang utama adalah kita bersyukur, renovasi Masjid Raya Darussalam sudah selesai, dan kota lihat bersama bahwa hasilnya juga sangat bagus," ujarnya.

Ia meyakini bahwa, dengan selesainya renovasi tersebut, Masjid Raya Darussalam tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

"Kedepan Masjid ini tidak hanya sebagai sarana ibadah. Tapi juga kegiatan keilmuan dan kegiatan sosial masyarakat. Insya Allah itu akan terwujud dengan baik," sambungnya.

Menurutnya, masjid tersebut memiliki nilai strategis, baik dari sisi lokasi maupun sejarah yang melekat kuat dengan perkembangan Kota Samarinda.

“Apalagi lokasinya sangat strategis dan punya nilai histori yang tidak bisa dipisahkan dari Kota Samarinda. Oleh sebab itu, kita terus jaga, makmurkan, dan kembangkan Masjid Raya ini,” tegasnya.

Ia juga berharap, agar keberadaan masjid yang semakin representatif, dapat mendorong semangat ibadah masyarakat.

“Insyaallah kalau umat beragamanya giat ibadah, umat Islamnya giat ibadah, umat-umat lain juga begitu, dirukunkan dengan sangat kuat, kita jaga persatuan, insyaallah Samarinda akan menjadi negeri yang penuh berkah,” ucapnya.

Tak hanya renovasi masjid, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga menyiapkan pengembangan kawasan terintegrasi di sekitarnya. Salah satunya pembangunan jalan penghubung antara Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam.

“Kita sedang persiapan pekerjaan jalan penghubung antara Pasar Pagi dengan Masjid Raya Darussalam. Karena ini nanti satu kawasan,” terangnya.

Ia mengakui, pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Namun setiap tahun, selalu ada segmen pekerjaan yang dilaksanakan di kawasan tersebut.

“Kita membangunnya bertahap karena keterbatasan anggaran. Tapi tiap tahun ada pekerjaan satu dua yang kita kerjakan di sekitar sini,” katanya.

Tahun ini, Pemkot akan membangun koridor penghubung dari Pasar Pagi menuju masjid. Selanjutnya, pada tahun mendatang, pengembangan akan dilanjutkan ke segmen baru di kawasan Citra Niaga.

“Di depan ini juga sedang tahap penyelesaian Teras 2. Nanti drainase di sekitar masjid juga akan kita tutup. Jadi yang kita bangun bukan cuma satu dua bangunan, tapi kita mau kembangkan satu kawasan,” tandasnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top