• Sabtu, 06 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ilustrasi ojek online.(Foto: Dok. Pinterest)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sejumlah Ojek Online (Ojol) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya Kecamatan Tenggarong, berharap adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada 2026 ini.

Salah seorang ojol Maxim, Rizal Khoirul Umam menilai BLT ini sangat berharga, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan atau keperluan setiap harinya.

"Bantuan itu sangat bermanfaat bagi kami, bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup atau bahkan perbaikan sepeda motor," kata Rizal KEpada Kutairaya, Senin (2/2/2026).

Ia mengaku bantuan itu sebanyak Rp 750 ribu yang diberikan 3 bulan sekali kepada para ojol di Tenggarong.

Pekerjaan ojol ini memiliki risiko tinggi, sehingga dinilai tepat jika pemerintah daerah memperhatikan kondisi ojol.

"Risiko kita di jalan ini cukup tinggi, ketika motor rusak, orderan tiba-tiba batal hingga orderan yang jatuh dan harus mengganti," ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Junaidi menjelaskan, untuk 2026 ini tak ada BLT bagi ojol maupun Anak Buah Kapal (ABK).

"Bantuan itu dimulai dari 2024-2025. Untuk saat ini tak ada kerena tak memiliki anggaran," ujar Junaidi.

Ia menyebutkan, pada 2023-2025 ada sekitar 200 penerima manfaat atau ojol berserta ABK yang menerima BLT itu.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf, tak bisa memberikan BLT pada 2026 ini.

Ia meminta para Ojol maupun ABK tetap semangat dalam bekerja, untuk memenuhi kebutuhannya. (Ary)



Pasang Iklan
Top