• Sabtu, 06 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua Harian PWRI Kukar Akhdar Rivai.(Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggiatkan berbagai program sosial kemasyarakatan yang menyasar para pensiunan aparatur negara.

Hal ini disampaikan Ketua Harian PWRI Kukar, Akhdar Rivai, saat menjelaskan garis besar program kerja organisasi tersebut.

Akhdar menjelaskan, secara umum program PWRI, meliputi silaturahmi, pembinaan keagamaan, kegiatan olahraga, serta pelayanan kesehatan.

Namun dalam pelaksanaannya, setiap daerah diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

"Program pokoknya itu silaturahmi, keagamaan, olahraga, dan kesehatan. Tapi bentuk kegiatannya disesuaikan dengan kemampuan daerah. Di Kukar, misalnya, kami rutin menjenguk anggota yang sakit, melayat jika ada yang meninggal, pertemuan bulanan, serta peringatan hari besar keagamaan," kata Akhdar.

Di bidang keagamaan, PWRI Kukar secara aktif menggelar pengajian dan halaqah, seperti kelompok tahsin untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, baik bagi ibu-ibu maupun bapak-bapak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelompok sesuai minat dan kemampuan anggota.

Sementara di bidang olahraga dan kesehatan, PWRI Kukar rutin mengadakan berbagai jenis senam, seperti senam lansia, senam yoga, dan senam jantung sehat.

Selain itu, PWRI juga menggelar kegiatan wisata religi dan kunjungan ke berbagai daerah, yang diisi dengan kegiatan keagamaan, seperti tausiyah dan salat berjamaah.

"Kegiatan wisatanya bukan sekadar jalan-jalan, tapi ada nuansa pembelajaran dan keagamaannya. Di kapal kami ada tausiyah, subuh mampir ke masjid, jadi tetap bermanfaat," tambahnya.

Akhdar menambahkan, keanggotaan PWRI terbuka bagi pensiunan PNS/ASN, BUMN, BUMD, pejabat negara, hingga perangkat desa dan kelurahan.

Hingga saat ini, anggota PWRI Kukar yang aktif tergabung dalam grup WhatsApp mencapai lebih dari 400 orang.

"PWRI ini singkatan dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia, artinya persatuan orang-orang tua yang diutamakan dan ditokohkan. Kami harap para pensiunan tidak segan bergabung, karena tidak ada biaya pendaftaran. Semua kegiatan bersifat mandiri dan kebersamaan," ujarnya.

PWRI Kukar juga membuka peluang bagi anggotanya yang memiliki keahlian profesional untuk membantu masyarakat, seperti menjadi tenaga konsultasi administrasi bagi desa atau pihak lain yang membutuhkan.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyambut baik program-program PWRI Kukar yang selama ini telah berjalan di beberapa dinas, termasuk di Disperindag Kukar.

"Seperti kegiatan rutin pengajian bulanan bersama pegawai Disperindag. Harapan kami, program yang sudah baik ini bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan ke depannya," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top