• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Penutupan Binlat Bintang Pengabdian, Dispora Kukar Tahun 2026.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Program Bimbingan dan Latihan (Binlat) Bintang Pengabdian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat nasional.

Hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden RI Bidang Program Strategis Nasional, Rizky Andrika, saat menghadiri penutupan Binlat, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kukar, Komplek Stadion Aji Imbut, Tenggarong tersebut diikuti ratusan peserta yang dipersiapkan untuk menghadapi seleksi TNI, Polri, serta sekolah-sekolah kedinasan.

Rizky mengatakan, kegiatan seperti Binlat Bintang Pengabdian sejalan dengan arah kebijakan Presiden dalam memperkuat pembangunan manusia Indonesia.

Menurutnya, pembinaan yang terstruktur di daerah merupakan fondasi penting dalam mencetak aparatur dan SDM unggul di masa depan.

“Program seperti ini sangat positif dan patut diapresiasi. Tidak hanya untuk persiapan TNI-Polri, tetapi juga bisa diperluas ke sekolah-sekolah kedinasan lainnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong keterlibatan lintas sektor, termasuk peran Dinas Kepemudaan dan Olahraga, agar pembinaan generasi muda dapat berjalan berkelanjutan dan menyentuh berbagai potensi, baik akademik maupun nonakademik.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menegaskan pemerintah daerah terus berkomitmen menyiapkan putra-putri terbaik Kukar agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Ia menilai keberhasilan sejumlah peserta Binlat yang lolos ke TNI dan sekolah kedinasan menjadi indikator efektivitas program tersebut.

“Program ini sudah membuktikan hasilnya. Anak-anak Kukar mampu bersaing dan diterima di berbagai institusi strategis negara,” ucapnya.

Kendati demikian, Sunggono mengakui keterbatasan kuota di sekolah kedinasan masih menjadi kendala, karena tergantung pada formasi dan kebijakan pemerintah pusat.

Maka itu, Pemkab Kukar terus menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan sekolah kedinasan agar kesempatan bagi peserta Binlat semakin terbuka.

Pada pelaksanaan tahun ini, Binlat Bintang Pengabdian diikuti sekitar 200 peserta, dan seluruhnya mampu menyelesaikan rangkaian kegiatan hingga akhir.

Bahkan, beberapa peserta terbaik berasal dari pelajar yang sebelumnya menempuh pendidikan di luar daerah namun memilih kembali ke Kukar untuk mengikuti program pembinaan tersebut.

"Kami berharap ke depan program Binlat Bintang Pengabdian dapat dilaksanakan dalam lebih dari satu angkatan setiap tahunnya, seiring meningkatnya minat dan kebutuhan daerah akan SDM yang profesional dan berdaya saing tinggi," ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top