
Banner UMKM Show Kota Bangun.(Foto: Dok. UMKM Show)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Setelah sukses di Kecamatan Kembang Janggut, kini event UMKM Show kembali hadir dan menyapa masyarakat Kecamatan Kota Bangun.
UMKM Show ini akan berlangsung di ex Lapangan Pesawat Kota Bangun dan menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik, mulai dari pameran UMKM hingga penampilan seni dan hiburan.
UMKM Show selalu menampilkan pelaku seni lokal, dan kini pelaku seni di Kota Bangun bisa berkesempatan untuk tampil, seperti Sinduru Indonesia, Estuangka Art, sanggar budaya daerah dan lainnya.
Untuk puncak acara akan hadir pada 31 Januari 2026, dengan menghadirkan Faris Adam, penyanyi yang dikenal luas lewat lagu Stecu Stecunya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, salah satunya Camat Kota Bangun, Abdul Karim. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UMKM Show yang dinilai memberi dampak baik bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
"Sebelumnya kami menerima permohonan peminjaman exs lapangan pesawat dari desa, kemudian diteruskan ke kecamatan. Untuk izin keramaian, langsung diurus oleh panitia ke Polsek dan Polres. Informasi terakhir yang kami terima, kegiatan ini berlangsung sampai tanggal 31 Januari," ujar Abdul Karim pada Kutairaya.com, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, kehadiran UMKM Show memberikan dampak bagi pelaku usaha. Dalam kegiatan ini, terdapat sekitar 12 tenda UMKM dari luar Kota Bangun serta lebih dari 30 UMKM lokal yang ikut berpartisipasi. Selain itu, masyarakat juga disuguhkan penampilan kesenian tradisional dari para seniman Kota Bangun.
"Alhamdulillah, kegiatan ini positif. Pelaku UMKM bisa terlibat langsung dan kesenian daerah juga mendapat ruang untuk tampil. Ini tentu harus kita dukung bersama," tambahnya.
Meski mendukung, ia menyampaikan satu pesan penting terkait pelaksanaan kegiatan. Ia tidak memberikan izin untuk hiburan musik DJ di lokasi tersebut.
"Bukan berarti kami anti hiburan, tetapi di sekitar lokasi itu banyak majelis. Pengalaman sebelumnya, kegiatan yang menghadirkan DJ sering menimbulkan keributan karena ada yang mabuk. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, kami sepakat dengan pihak kepolisian untuk tidak mengizinkan DJ di tempat itu,"tegasnya.
Ia berharap, kegiatan UMKM Show dapat berjalan aman, tertib dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang menonton maupun berbelanja.
Ia juga berharap, agar kedepannya kegiatan yang sama ini tidak hanya digelar oleh pihak swasta atau yayasan, tapi juga didukung langsung oleh instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata.
"Pada prinsipnya pemerintah pasti mendukung penuh kegiatan seperti ini karena tujuannya jelas, untuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian. Harapan saya, kedepannya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan, seperti yang pernah dilakukan sebelumnya," tutupnya. (*zar)